Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Liputan Khusus

Deprov Soroti Masalah Banjir dan Sertifikat Rumah Deret di Telaga Biru

REDAKSI
430
×

Deprov Soroti Masalah Banjir dan Sertifikat Rumah Deret di Telaga Biru

Sebarkan artikel ini
Deprov Soroti Masalah Banjir dan Sertifikat Rumah Deret di Telaga Biru. Foto Dok

HESTEK.CO.ID – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan lapangan pada Sabtu (26/4/2025) sebagai bagian dari agenda monitoring terhadap sistem pelayanan pemerintahan desa, struktur organisasi, serta perkembangan status administratif di sejumlah desa dan kelurahan.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I, didampingi Wakil Ketua, Sekretaris, dan seluruh anggota, kegiatan ini terpusat di Kantor Desa Lupoyo, Kecamatan Telaga Biru.

Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pelayanan publik di tingkat desa serta mendengar secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  Reses Paris Jusuf di Telaga Biru Berlangsung Hangat dan Akrab

Anggota Komisi I, Fikram Salilama, menyampaikan bahwa salah satu isu yang menjadi perhatian serius adalah persoalan banjir yang sering terjadi di Desa Buhu.

Baca Juga:  Reses di Kayumerah, Ramdan Liputo Serap Aspirasi Warga Terkait Bantuan Sosial, Infrastruktur dan Kepemudaan

Selain itu, Komisi I juga menyoroti keluhan warga terkait rumah deret di sekitar Danau Limboto. Pemerintah sebelumnya telah menjanjikan akan memfasilitasi penerbitan sertifikat tanah bagi para penghuni, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami ingin memastikan bahwa penerbitan sertifikat untuk rumah deret ini benar-benar dilaksanakan, karena kepastian hukum sangat penting bagi masyarakat,” ujar Fikram.

Baca Juga:  Alwi Podungge: Bapenda Harus Fokus Gali Potensi Pendapatan Daerah

Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen DPRD untuk mendorong pemerintahan desa yang lebih profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Kunjungan yang dimulai pada pukul 13.00 WITA tersebut turut dihadiri oleh aparatur desa, tokoh masyarakat, dan sejumlah warga yang menyampaikan langsung aspirasi mereka kepada Komisi I.

Example 300x600