Example floating
Example floating
Example 728x250
Liputan Khusus

HPN ke-80, Totok Bachtiar Tekankan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi

Redaksi
11
×

HPN ke-80, Totok Bachtiar Tekankan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Totok Bachtiar, Anggota DPRD Kota Gorontalo dari fraksi Golkar. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Kota Gorontalo dari Fraksi Golkar, Totok Bachtiar, menegaskan pentingnya peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah arus globalisasi dan perkembangan informasi yang semakin cepat.

Hal tersebut disampaikannya bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 pada Senin, (9/2/2026).


Menurut Totok, pada momentum Hari Pers Nasional, pihaknya mengimbau sekaligus berharap agar pers terus menjadi pilar demokrasi yang kokoh dengan menyajikan informasi yang objektif, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

“Pada Hari Pers Nasional ini kami mengimbau dan berharap agar pers terus menjadi pilar demokrasi yang kuat serta menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Totok.

Ia menilai, peran pers sangat penting, terutama di era globalisasi saat ini, di mana masyarakat membutuhkan informasi yang cepat dan akurat. Totok mengapresiasi kinerja insan pers yang selama ini dinilai mampu menghadirkan informasi yang objektif dan faktual kepada publik.

“Pers memiliki peran yang sangat penting di masyarakat. Alhamdulillah, para insan pers mampu menyediakan dan menyajikan informasi yang objektif dan akurat,” katanya.

Lebih lanjut, Totok menekankan pentingnya profesionalisme insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia berharap pers tidak hanya menyajikan informasi yang bersifat provokatif, tetapi tetap mengedepankan data dan dasar yang kuat.

“Yang kami butuhkan adalah profesionalisme insan pers. Informasi yang disajikan harus objektif, memiliki dasar yang kuat, baik itu informasi positif maupun kritik,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa fungsi kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peran pers dalam sistem demokrasi.

“Mengkritisi itu harus, karena pers adalah salah satu pilar demokrasi di Indonesia,” pungkas Totok seraya menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional ke-80 kepada seluruh insan pers.