HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ramdan Liputo, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan menghidupkannya dalam tindakan nyata yang berlandaskan nilai keislaman.
Hal ini disampaikan Ramdan dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, makna Hari Pahlawan bukan hanya mengenang jasa mereka yang telah gugur, tetapi juga menumbuhkan semangat pengabdian, tanggung jawab moral, dan keimanan dalam membangun daerah serta memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Pahlawan sejati adalah mereka yang terus berjuang di jalan kebenaran. Dalam pandangan Islam, berjuang di jalan kebaikan adalah bentuk jihad fi sabilillah yang bisa diwujudkan melalui kerja nyata, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat kecil,” ujar Ramdan Liputo.
Ia menegaskan, nilai-nilai kepahlawanan dan keislaman harus dihidupkan dalam tindakan nyata, terutama oleh para pemuda yang menjadi harapan bangsa dan daerah.
“Kalau dulu para pahlawan berjuang melawan penjajahan, sekarang tantangannya adalah bagaimana kita melawan ketidakadilan, kemiskinan, dan kebodohan. Pemuda Muslim harus menjadi garda terdepan dalam perjuangan ini,” tegasnya.
Ramdan juga menekankan pentingnya menumbuhkan semangat ukhuwah (persaudaraan), persatuan, dan gotong royong di tengah perbedaan politik maupun sosial. Menurutnya, semangat tersebut merupakan warisan luhur para pahlawan yang selaras dengan ajaran Islam dan relevan sepanjang masa.
“Persatuan adalah kekuatan. Gorontalo bisa maju bila kita bersatu dan saling mendukung, tanpa harus saling menjatuhkan. Rasulullah SAW mengajarkan kita agar menjadi umat yang kuat karena persaudaraan dan kerja sama,” kata Ramdan.
Sebagai wakil rakyat, Ramdan Liputo menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial, berlandaskan nilai amanah dan kejujuran.
“Semangat pahlawan dan nilai Islam harus terus hidup dalam diri kita semua, bukan hanya dikenang setiap 10 November, tetapi diwujudkan setiap hari melalui kerja keras, pelayanan, dan keikhlasan kepada rakyat,” pungkasnya.













