HESTEK.CO.ID – DPRD Kota Gorontalo menerima keluhan warga terkait genangan air di Sungai Tapodu dengan turun langsung meninjau lokasi saat reses masa sidang kedua tahun 2026 di Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, bersama Totok Bachtiar, Herman Haluti serta sejumlah anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) II.
Di lokasi, para legislator melihat langsung kondisi aliran Sungai Tapodu yang mengalami pendangkalan akibat material yang terbawa arus dari wilayah pegunungan saat musim hujan. Material tersebut menyebabkan aliran air meluap dan menggenangi permukiman warga.
Totok Bachtiar menyampaikan, perubahan alur sungai yang sebelumnya melintasi pemukiman dan kini dialihkan ke sisi lain turut menjadi perhatian karena berdampak pada pola aliran air.
“Setiap musim hujan, material turun mengikuti aliran sungai hingga ke pemukiman dan menyebabkan genangan. Ini perlu segera ditangani,” ujarnya.
DPRD Kota Gorontalo akan berkoordinasi dengan pihak Balai Sungai untuk membahas langkah penanganan, termasuk kemungkinan normalisasi aliran sungai.













