Example floating
Example floating
News

Alwi Lapananda: Gerakan Kebersihan Harus Konsisten dan Berkelanjutan

Redaksi
168
×

Alwi Lapananda: Gerakan Kebersihan Harus Konsisten dan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Gorontalo, Alwi Lapananda. Foto:humasdekot

HESTEK.CO.ID – Upaya pembenahan sistem kebersihan di Kota Gorontalo mendapat respons positif dari legislatif. Anggota DPRD Kota Gorontalo, Alwi Lapananda, menyatakan komitmennya untuk mengawal kebijakan Wali Kota yang mengubah penyebutan “pasukan kuning” menjadi Pasukan Gerakan Kebersihan Kota Gorontalo.

Alwi menilai kebijakan tersebut mencerminkan arah baru dalam pengelolaan kebersihan daerah. Ia menyebut, perubahan istilah itu menjadi simbol penataan sistem yang lebih terorganisir, sekaligus mempertegas bahwa kebersihan merupakan gerakan bersama, bukan sekadar tugas rutin petugas lapangan.

“Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun manajemen kebersihan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. DPRD tentu siap mendukung dari sisi pengawasan maupun kebijakan anggaran,” kata Alwi.

Baca Juga:  Menepis Isu HTI Gorontalo Tak Berizin, DLHK Tegaskan Seluruh Izin Sudah Lengkap

Ia juga mengapresiasi kebijakan gerakan kebersihan terjadwal yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi instrumen membangun disiplin kolektif, terutama jika didukung penuh oleh perangkat kecamatan dan kelurahan.

Baca Juga:  Kecam Serangan AS–Israel ke Iran, MUI Desak Indonesia Keluar dari BoP

Alwi menegaskan, peran camat dan lurah sangat strategis dalam memastikan gerakan berjalan efektif di lingkungan masing-masing. Koordinasi yang solid, kata dia, menjadi kunci agar kebijakan tidak berhenti di tingkat wacana.

“Kalau semua unsur pemerintahan bergerak serentak dan masyarakat ikut terlibat, saya optimistis perubahan ini akan berdampak nyata terhadap wajah Kota Gorontalo,” ujarnya.

Baca Juga:  Terima Silaturahmi PSI, Bupati Ismet Mile Sebut Dinamika Politik Peluang Perkuat Demokrasi

Ia berharap transformasi tersebut mampu meningkatkan motivasi petugas kebersihan serta memperkuat citra Kota Gorontalo sebagai daerah yang bersih dan tertata.

“Yang terpenting adalah konsistensi. Gerakan ini harus menjadi budaya, bukan sekadar agenda rutin,” tutup Alwi.