Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Peristiwa

Terus Bertambah, Korban Meninggal Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Capai 174 Orang

REDAKSI
288
×

Terus Bertambah, Korban Meninggal Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Capai 174 Orang

Sebarkan artikel ini
Duel antara Arema FC versus Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam berakhir bentrok. [Twitter]

HESTEK.CO.ID – Jumlah korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang terus bertambah. Kini angka korban tewas mencapai 174 orang.

“Kami hanya merujuk pada data resmi yang kami terima. Dari BPDB Provinsi Jawa Timur, pada jam 10.30 tadi menjadi 174 meninggal dunia,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dari siaran langsung Kompas TV, dikutip Suara.com Minggu (2/10/2022).

Emil menyebut data tersebut merupakan data yang berhasil dihimpun oleh pihak BPBP Jawa Timur.

Baca Juga:  Korban Tewas Gempa Turki Diprediksi Tembus 10 Ribu Orang

Angka tersebut bertambah sekitar, 44 orang lantaran data sebelumnya korban meninggal dunia hanya mencapai 130 orang.

Emil juga menyampaikan, saat ini masih ada 28 supporter yang mengalami luka berat, sementara 11 mengalami luka ringan. Mereka saat ini, masih dalam perwatan pihak rumah sakit yang tersebar di 8 rumah sakit wilayah Malang. Salah satunya RSUD Kanjururuhan dan RSUD Saiful Anwar.

Baca Juga:  Buntut Perilaku Amoral, Mahasiswa Demo Desak Bupati Gorontalo Mundur dari Jabatannya

“Luka berat 11, luka ringan 28 ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan,” katanya.

Sebagai informasi, ribuan Aremania (Supporter Arema) menerobos masuk kedalam stadion Kanjuruhan Malang, usai Arema Malang kalah 2-3 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Baca Juga:  BMKG Sebut Gempa 6,3 SR di Gorontalo Akibat Deformasi Batuan Lempeng Sangihe

Usai wasit meniup pluit panjang, supporter Arema Malang merangsek masuk sebagai tanda kekecewaan terhadap tim mereka.

Untuk mengurai massa, aparat kepolisan menembakan gas air mata. Alih-alih membubarkan massa yang berada di dalam stadion, tembakan gas air mata itu malah membuat supporter yang berada di atas tribun stadion berjatuhan.

Source : Suara.com
Example 300x600