Example floating
Example floating
Liputan Khusus

DPRD Gorontalo Soroti Kendala Administrasi Proyek Bendungan Bolango Ulu

REDAKSI
568
×

DPRD Gorontalo Soroti Kendala Administrasi Proyek Bendungan Bolango Ulu

Sebarkan artikel ini
Komisi I Deprov Gorontalo saat melakukan monitoring di lokasi proyek Bendungan Bulango Ulu. Foto Istimewa

HESTEK.CO.ID – Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo menyoroti kendala administrasi Proyek Bendungan Bulango Ulu, terkait tindak lanjut permasalahan lahan eks transmigrasi di Kabupaten Bone Bolango.

Ketua Komisi I Deprov Gorontalo, Fadli Poha menjelaskan, proyek ini terkendala persoalan administrasi yang belum terselesaikan, khususnya terkait status lahan masyarakat di sekitar lokasi proyek.

“Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) menyampaikan dukungan administrasi belum dapat dipenuhi karena harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bone Bolango,” kata Fadli Poha, Kamis (22/12/2024).

Baca Juga:  Ramdan Liputo Minta Anggaran Akhir Tahun Diantisipasi dalam APBD Perubahan

Ia menuturkan, masalah utama adalah ketidaksesuaian data antara lokasi yang ditetapkan Kementerian Transmigrasi dengan lokasi dalam Surat Keputusan (SK) terbaru.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Masuk Kategori Progres Tertinggi RHP BPK-RI

“Hal ini menyebabkan kebingungan dalam menentukan alas hak tanah eks transmigrasi yang diperlukan untuk mendukung proyek,” paparnya.

Fadli menyatakan Komisi I Deprov akan memfasilitasi koordinasi antara berbagai pihak terkait, termasuk BWS, BPN, Pemda Kabupaten Bone Bolango dan Dinas PUPR Provinsi Gorontalo.

Baca Juga:  DPRD Provinsi Gorontalo Umumkan Jadwal Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2025-2026

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian kendala lahan sehingga proyek Bendungan Bolango Ulu dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kami akan segera menggelar pertemuan lanjutan dengan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tandasnya.