HESTEK.CO.ID – Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Ahad (8/3/2026) dilaporkan mulai menggunakan rudal generasi terbaru dalam gelombang ke-28 serangan yang disebut sebagai Operasi Janji Setia 4.
Dalam pernyataan yang dikutip media Al Mayadeen, IRGC menyebut rudal generasi baru tersebut digunakan untuk menargetkan sejumlah kota di Israel serta aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
IRGC menyatakan telah mengerahkan rudal Kheibar generasi terbaru yang dilengkapi hulu ledak dengan daya ledak besar.
Serangan tersebut dilaporkan menargetkan wilayah Bir al-Sabe’ dan Tel Aviv, serta infrastruktur militer di Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania.
Menurut IRGC, skala dan intensitas operasi militer Iran terhadap musuh-musuhnya diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa jam dan hari ke depan sebagai respons terhadap agresi dari Amerika Serikat dan Israel.
Komandan Markas Besar Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi Aliabadi, menyatakan Iran siap melanjutkan operasi militer hingga pihak lawan menyerah.
“Persenjataan kami kini lebih canggih. Rudal dan drone yang kami miliki memiliki fleksibilitas dan tingkat presisi yang tinggi,” kata Aliabadi.
Ia juga menanggapi klaim pihak lawan mengenai jumlah persenjataan Iran. “Musuh mengatakan mereka tahu berapa jumlah rudal yang kami miliki. Kami katakan kepada mereka, teruslah menghitungnya di medan perang,” ujarnya.
Aliabadi menilai Amerika Serikat dan Israel kerap salah memperhitungkan kekuatan militer Iran. Menurutnya, Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa setiap agresi akan dibalas dengan keras.
“Kami berharap musuh memahami bahwa kami bukan sekadar bangsa yang penuh slogan, tetapi bangsa yang bertindak,” tegasnya.
Ia juga menyebut angkatan bersenjata Iran telah memperbaiki berbagai kelemahan yang muncul dalam konflik selama 12 hari pada Juni tahun lalu. Menurutnya, skala kekuatan militer Iran saat ini telah diketahui oleh pihak lawan.
Serangan ke Infrastruktur Energi Israel
Sebelumnya, IRGC juga mengumumkan telah menyerang pusat penyulingan minyak milik Israel di Haifa menggunakan rudal Kheibar Shekan.
Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas serangan Israel yang sebelumnya menargetkan fasilitas penyimpanan minyak Iran di Teheran.
Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan gelombang ke-27 Operasi Janji Setia 4 yang mencakup peluncuran rudal dan drone terhadap target militer milik Amerika Serikat dan Israel.
IRGC juga mengklaim bahwa serangan drone mereka berhasil menghantam target militer Amerika Serikat di kawasan Marina, dekat gedung Warner Bros. di Dubai.
Iran Miliki Stok Rudal Terbesar di Timur Tengah
Rudal Kheibar Shekan merupakan salah satu sistem persenjataan balistik canggih yang menjadi andalan Iran saat ini.
Menurut laporan Office of the Director of National Intelligence, Iran diketahui memiliki persediaan rudal balistik terbesar di kawasan Timur Tengah.
Rudal-rudal tersebut memiliki jangkauan hingga sekitar 2.000 kilometer, jarak yang dinilai cukup untuk menjangkau berbagai target strategis di kawasan, termasuk wilayah Israel.












