HESTEK.CO.ID – Komisi III Bidang Perencanaan dan Pembangunan DPRD Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama mitra Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur instansi vertikal.
RDP tersebut membahas penyusunan usulan program kebutuhan air tanah, air baku, serta pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, termasuk pemenuhan Readiness Criteria (RC).
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, mengatakan bahwa rapat tersebut menghasilkan sejumlah poin penting yang menjadi kesimpulan bersama berdasarkan berbagai masukan dan diskusi yang berkembang.
Menurut Espin, poin pertama adalah perlunya memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota se-Gorontalo, balai terkait, serta DPRD, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur dan percepatan pembangunan daerah.
Poin kedua, Espin menekankan pentingnya rekomendasi terkait pencapaian maupun penetapan Surat Keputusan (SK) kewenangan infrastruktur di tingkat kabupaten/kota. Ia menilai persoalan kewenangan sering menjadi hambatan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Karena itu, semua pihak diminta untuk menghilangkan ego sektoral antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, balai, maupun DPRD agar pembangunan berjalan terpadu.
Selanjutnya, terkait unit desain perencanaan yang disampaikan pihak balai, rencananya akan dikoordinasikan melalui Bappeda dengan mengumpulkan para perencana dari seluruh daerah.
Langkah ini dilakukan untuk mencari solusi melalui improvisasi perencanaan maupun langkah teknis lainnya, mengingat Balai Sungai memiliki sumber daya manusia bersertifikasi khusus dalam pekerjaan irigasi dan bidang terkait.
Komisi III juga meminta seluruh Dinas Pekerjaan Umum kabupaten/kota memperkuat koordinasi dan tidak lagi memandang persoalan pembangunan berdasarkan ego wilayah. Untuk mempermudah komunikasi, Komisi III bahkan berencana mengumpulkan nomor kontak seluruh kepala dinas agar koordinasi bisa berjalan lebih cepat.
Espin menegaskan bahwa koordinasi pembangunan tidak boleh lagi dibatasi oleh wilayah daerah pemilihan.
“Apabila ada informasi dari kementerian terkait program pembangunan, maka akan segera kami sampaikan kepada pemerintah daerah. Begitu pula jika ada hal yang perlu disampaikan kepada pemerintah provinsi, khususnya kepada Gubernur, maka kami akan segera berkoordinasi dan melakukan audiensi bersama,” ujar Espin.
Dalam rapat tersebut juga disinggung program Gubernur Gorontalo terkait hilirisasi peternakan di wilayah Tolango yang dinilai memiliki potensi besar mendorong pengembangan sektor peternakan.
Komisi III menilai perlu adanya rekomendasi kepada Gubernur serta kemungkinan peninjauan lapangan bersama Balai Sungai untuk memastikan kesiapan infrastruktur pendukung.
Selain itu, Kepala Dinas dari Kabupaten Boalemo turut menyampaikan persoalan terkait pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, dimana lokasi tersebut memiliki permasalahan sungai yang perlu segera diperbaiki. Hal itu dinilai penting agar pelaksanaan program strategis nasional tidak terkendala.
Espin Tulie menegaskan bahwa setiap program pembangunan pasti memiliki tantangan, namun dengan komunikasi yang baik dan kerja sama lintas sektor, berbagai hambatan dapat diminimalisir sehingga pembangunan berjalan optimal.
Ia juga menyebut sejumlah capaian positif yang diraih berkat kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta balai yang ada di Gorontalo.
Di antaranya, Provinsi Gorontalo disebut menempati peringkat pertama dalam pendapatan daerah berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri, serta berada pada peringkat lima dalam penggunaan anggaran dengan total sekitar Rp1,5 triliun pada tahun 2025.
“Dengan kolaborasi tersebut pula, kita berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi III bersama seluruh pihak yang hadir sepakat membentuk grup komunikasi bersama sebagai wadah koordinasi untuk mempercepat tindak lanjut berbagai program pembangunan di Provinsi Gorontalo.













