HESTEK.CO.ID – Kabar duka datang dari lingkungan Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Salah satu sosok yang dikenal dekat dengan kalangan jurnalis, Fanni Anelsia Mustaki, meninggal dunia pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Almarhumah yang menjabat sebagai Pranata Humas pada Bidang Intelijen Kejati Gorontalo tersebut menghembuskan napas terakhir pada usia 40 tahun.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan rekan kerja di Kejaksaan, tetapi juga bagi para wartawan yang selama ini menjadi mitra kerja institusi tersebut.
Di kalangan jurnalis Gorontalo, Fanni dikenal sebagai sosok yang ramah, komunikatif, dan sangat membantu dalam berbagai kegiatan kehumasan Kejaksaan.
Dalam banyak kegiatan yang melibatkan media, almarhumah memiliki peran penting di balik layar. Mulai dari menyiapkan kebutuhan acara, memastikan informasi tersampaikan dengan baik, hingga menghubungi para wartawan agar kegiatan berjalan lancar.
“Beliau orang yang sangat mudah berkomunikasi. Kalau ada kegiatan Kejati yang melibatkan media, biasanya Kak Fanni yang menghubungi kami satu per satu. Selalu ramah dan sangat membantu,” ujar salah satu wartawan yang menjadi mitra peliputan Kejati.
Ungkapan duka juga datang dari sejumlah jurnalis yang mengenal dekat sosok almarhumah.
“Kepergian Kak Fanni sangat mengejutkan. Beliau orang baik, selalu menyambut wartawan dengan senyum. Banyak membantu kami saat peliputan kegiatan Kejati,” ungkap seorang jurnalis senior di Gorontalo.
Hal senada disampaikan wartawan lainnya yang sering berinteraksi dengan almarhumah dalam berbagai agenda kelembagaan.
“Kalau ada acara Kejati, Kak Fanni hampir selalu menjadi penghubung antara institusi dan wartawan. Beliau telaten menyiapkan segala sesuatu, dari undangan hingga koordinasi di lapangan,” imbuhnya.
Jurnalis mimoza.tv, Lukman, juga mengenang pertemuannya dengan almarhumah yang terjadi hanya beberapa hari sebelum kabar duka tersebut datang.
“Saya baru tiga hari lalu bertemu dengan Kak Fanni di kegiatan pasar murah ramadan di halaman kantor Kejati Gorontalo. Saat itu beliau masih aktif mengurus berbagai hal terkait kegiatan tersebut,” ujar Lukman.
Menurutnya, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang bersahaja dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai pranata humas.
“Kabar ini tentu sangat mengejutkan. Selamat jalan Kak Fanni. Semoga Allah menerima amal ibadahnya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tambahnya.
Fanni Anelsia Mustaki lahir pada 26 September 1985 dan meninggal dunia pada 14 Maret 2026.
Kepergian almarhumah meninggalkan kenangan mendalam bagi banyak orang yang pernah bekerja bersama maupun mengenalnya.
Selamat jalan, Kak Fanni. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.












