Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Liputan KhususNews

Suyuti Hadiri Penanaman Perdana Teknologi Pertanian Jelang PENAS XVII

REDAKSI
8
×

Suyuti Hadiri Penanaman Perdana Teknologi Pertanian Jelang PENAS XVII

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo yang diwakili Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Suyuti, menghadiri kegiatan penanaman perdana gelar teknologi pertanian dalam rangka menyukseskan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pencanangan publikasi sebagai bagian dari upaya sosialisasi kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Kepala BRMP Provinsi Gorontalo, serta jajaran OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penunjukan Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS XVII merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus disukseskan bersama.

“Sejumlah langkah persiapan telah kami lakukan, di antaranya penyiapan lahan untuk penanaman berbasis teknologi pertanian serta berbagai kegiatan pendukung lainnya. Ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kemajuan sektor pertanian,” ujar Sofyan.

Baca Juga:  Rapat Perdana Pansus Keuangan, DPRD Hadirkan Ketua TAPD Kabupaten Gorontalo

Sementara itu, Kepala BRMP Biogen, Dr. Atekan, menekankan pentingnya pemahaman tema kegiatan serta penerapan teknis di lapangan. Ia menjelaskan bahwa program strategis pemerintah seperti optimalisasi lahan dan cetak sawah terus didorong guna meningkatkan produksi pertanian.

“Di Gorontalo, program cetak sawah tahun 2025 ditargetkan seluas 5.600 hektare, meskipun realisasi saat ini masih sekitar 1.833 hektare. Tahun 2026 akan difokuskan pada optimalisasi lahan hingga 25.000 hektare. Ini langkah strategis untuk meningkatkan produksi, khususnya padi,” jelasnya.

Dr. Atekan juga menyebut dukungan pemerintah terhadap sarana produksi semakin meningkat, termasuk alokasi pupuk nasional yang kini naik menjadi 9,5 juta ton serta adanya penurunan harga pupuk hingga 20 persen.

Baca Juga:  Ini Harapan Ryan Kono Usai Terima Duplikasi Bendera Pusaka Merah Putih

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dalam arahannya menegaskan bahwa pembangunan pertanian membutuhkan proses dan perencanaan yang matang. Menurutnya, sektor pertanian tidak dapat disiapkan secara instan seperti pembangunan infrastruktur.

“Berbeda dengan pembangunan infrastruktur, pertanaman membutuhkan waktu. Oleh karena itu, penanaman harus dimulai dari sekarang agar saat pelaksanaan PENAS nanti, kondisi tanaman sudah siap dan optimal,” ungkap Gusnar.

Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi panitia, fokus pada lokasi kegiatan, serta kesiapan menghadapi faktor cuaca. Bahkan kawasan sekitar lokasi kegiatan diminta untuk ditanami jagung sebagai identitas khas daerah Gorontalo.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Suyuti, menegaskan bahwa DPRD siap mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo.

Baca Juga:  Timsel Umumkan 6 Besar Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo

“Tanpa pengawasan yang optimal, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. DPRD akan terus melakukan pemantauan terhadap kesiapan dan pelaksanaan agar kegiatan ini berjalan sukses,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya petani, melalui penerapan teknologi pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk belajar dan mengadopsi teknologi pertanian, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” pungkasnya.

PENAS Petani dan Nelayan XVII diharapkan menjadi ajang strategis dalam memperkuat sinergi nasional serta menjadi etalase pembangunan pertanian yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Example 300x600