HESTEK.CO.ID – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, memberikan peringatan tegas kepada jajaran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bolango saat melantik Lanny Dintje Chantiara Ambouw sebagai Direktur PDAM Tirta Bolango masa bhakti 2025–2030, Selasa (7/4/2026).
Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Kantor PDAM Tirta Bolango, Kecamatan Kabila, Ismet menegaskan bahwa PDAM harus dikelola secara profesional dan tidak boleh dijadikan sebagai lembaga sosial dalam perekrutan tenaga kerja.
“Yang harus diperhatikan adalah jumlah dan kualitas sumber daya manusia,” tegas Ismet Mile di hadapan jajaran pejabat daerah dan internal perusahaan.
Ismet menilai, pembenahan total perlu dilakukan terutama pada aspek sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola manajemen internal perusahaan. Ia meminta komposisi pegawai di tubuh PDAM harus proporsional serta didasarkan pada kebutuhan organisasi dan latar belakang pendidikan yang relevan.
“PDAM bukan lembaga sosial. Jumlah pegawai harus proporsional, serta didukung kualitas dan latar belakang pendidikan yang sesuai,” tambahnya.
Menurut Ismet, kualitas SDM akan menentukan arah kebijakan dan kinerja perusahaan, terutama dalam mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Selain SDM, Ismet juga mengingatkan pentingnya keselarasan antara perencanaan dan pelaksanaan program. Ia menilai, ketidaksinkronan dalam perencanaan dan realisasi kerja akan berdampak langsung pada performa perusahaan daerah.
“Ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan dapat berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan direktur yang baru, Ismet berharap PDAM Tirta Bolango mampu membangun sistem manajemen yang lebih tertata, transparan, dan terukur.
Ia juga meminta agar kebijakan dan program kerja PDAM dapat berjalan seiring dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat secara profesional.













