Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Olahraga

KONI Provinsi Diminta Tunjukkan Bukti Resmi Jika Musorkab KONI Kab. Gorontalo Diulang

REDAKSI
312
×

KONI Provinsi Diminta Tunjukkan Bukti Resmi Jika Musorkab KONI Kab. Gorontalo Diulang

Sebarkan artikel ini
Sekretariat KONI Provinsi Gorontalo. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Isu terkait rencana pemilihan ulang Ketua KONI Kabupaten Gorontalo mendapat sorotan tajam dari pemerhati olahraga, Yoyon Adam. Ia menilai munculnya wacana ini justru dipicu oleh sikap KONI Provinsi Gorontalo yang dianggap gegabah serta memperkeruh suasana.

Menurut Yoyon, persoalan krusial seperti ini tidak pantas hanya disampaikan melalui sambungan telepon atau sekadar pernyataan lisan tanpa landasan resmi.

“Organisasi sebesar KONI tidak boleh menimbulkan kegaduhan dengan ucapan yang tidak jelas dasarnya. Jika benar ada keputusan soal pemilihan ulang, tunjukkan surat resmi dari KONI Pusat, bukan sekadar perkataan,” ujar Yoyon, Sabtu (13/09/2025).

Baca Juga:  Catat Sejarah, Timnas Indonesia Resmi Lolos 16 Besar Piala Asia 2023

Ia menilai langkah KONI Provinsi terlalu terburu-buru karena menyampaikan isu sensitif ke publik tanpa bukti konkret. Sikap ini, lanjut Yoyon, justru berpotensi mengganggu fokus pembinaan atlet sekaligus menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia olahraga di daerah.

Baca Juga:  Terpilih Secara Aklamasi, Mikson Yapanto Nakhodai KORMI Gorontalo Periode 2025-2029

“KONI Provinsi harus paham, mereka punya posisi strategis. Sekali bicara ke publik, dampaknya bisa besar. Karena itu jangan asal melontarkan pernyataan yang hanya menimbulkan kegaduhan. Kalau memang ada dokumen resmi dari pusat, silakan ditunjukkan. Kalau tidak, berarti mereka sengaja membuka masalah baru,” ungkapnya.

Yoyon menegaskan bahwa KONI Provinsi seharusnya berperan sebagai penyejuk dan penengah dalam dinamika olahraga, bukan menjadi sumber konflik. Ia juga mengingatkan agar isu pemilihan ulang jangan sampai dijadikan alat untuk kepentingan kelompok tertentu yang justru merugikan atlet maupun insan olahraga di Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga:  Peluang Masih Terbuka, Ini Skema Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia Usai Kalah dari Australia

“Sudah terlalu sering olahraga kita diwarnai konflik internal. KONI Provinsi jangan memperparah keadaan. Lebih baik fokus mendukung pembinaan atlet daripada menambah persoalan,” tutup Yoyon.

Example 300x600