HESTEK.CO.ID – Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, mengungkap alasan strategis di balik rencana pembangunan kantor Wali Kota baru di wilayah Andalas, Kecamatan Sipatana.
Menurutnya, pemindahan pusat pemerintahan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari strategi pemerataan pertumbuhan ekonomi di Kota Gorontalo.
Hal itu disampaikan Irwan usai rapat DPRD terkait pengajuan pinjaman Pemerintah Kota Gorontalo ke Bank Tabungan Negara (BTN) untuk pembangunan kantor Wali Kota, yang digelar pada Senin (6/4/2026) di Aula I DPRD Kota Gorontalo.
Irwan menjelaskan, selama ini aktivitas ekonomi dan arus kendaraan cenderung terkonsentrasi di wilayah Kota Selatan. Kondisi tersebut dinilai memicu kepadatan lalu lintas sekaligus membuat pertumbuhan wilayah lain tidak berkembang secara seimbang.
“Semua aktivitas ekonomi dan kendaraan terkonsentrasi di Kota Selatan. Dengan membangun kantor baru di Andalas, diharapkan akan tercipta perputaran ekonomi di wilayah lain,” ujar Irwan.
Menurutnya, pembangunan kantor Wali Kota di Andalas akan membuka ruang pertumbuhan baru, baik dari sisi ekonomi masyarakat maupun sektor pendukung seperti jasa, perdagangan, hingga kebutuhan fasilitas publik lainnya.
Meski demikian, Irwan menegaskan langkah tersebut tidak akan mengganggu pusat bisnis yang telah berkembang di Kota Selatan, seperti hotel, rumah makan, dan pusat perdagangan.
“Pertumbuhan ekonomi di Kota Selatan tetap berjalan. Pembangunan kantor di Andalas justru akan mengurai kepadatan dan memberikan peluang ekonomi baru di wilayah yang sebelumnya kurang berkembang,” tambahnya.
Ia menilai, rencana pemindahan pusat pemerintahan tersebut sejalan dengan arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Gorontalo, yakni menciptakan pemerataan pembangunan dan membentuk pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Ini bagian dari strategi pemerataan. Bukan memindahkan pusat ekonomi, tapi memperluas titik pertumbuhan agar pembangunan kota lebih merata,” pungkasnya.













