HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Gorontalo A, Paris R.A Jusuf, menggelar kegiatan reses tatap muka masa persidangan pertama tahun 2026-2027, Senin (02/11).
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, kebutuhan, serta keluhan yang berkaitan dengan pembangunan dan program pemerintah.
Paris menyampaikan sejumlah informasi terkait program-program pemerintah yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Di antaranya program bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hibah bantuan kepada masyarakat, serta berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial lainnya.
Ia juga memberikan penjelasan mengenai tahun anggaran, termasuk mekanisme perencanaan dan penganggaran program pemerintah. Hal ini penting agar masyarakat dapat memahami tahapan pengusulan program, proses pembahasan anggaran, hingga realisasi kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Paris turut menjelaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan.
Dalam kesempatan itu, Paris juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan anggota DPRD dari Dapil III, sebagai jembatan dalam menyampaikan aspirasi maupun keluhan, khususnya yang berkaitan dengan program-program kerakyatan.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing, sehingga dapat menjadi bahan perjuangan dan pembahasan di lembaga legislatif.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tugas utama anggota DPRD setelah dilantik adalah menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Aspirasi yang dihimpun tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.
“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan perjuangkan untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah,” ujar Paris.
Paris berharap, melalui kegiatan reses tatap muka ini, komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik. Dengan demikian, berbagai kebutuhan masyarakat, terutama yang menyangkut program kerakyatan, dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda pertemuan, melainkan bagian dari tanggung jawab anggota DPRD untuk memastikan suara dan kebutuhan masyarakat tersampaikan kepada pemerintah.












