HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Espin Tulie, mengunjungi Desa Kayubulan, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, dalam rangka reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027, Selasa (3/11/2026).
Dalam kunjungan reses kedua tersebut, Espin meninjau langsung sejumlah nelayan penerima bantuan mesin tempel 15 PK yang disalurkan pemerintah untuk mendukung aktivitas dan pengembangan usaha perikanan masyarakat.
Espin mengatakan, bantuan mesin tempel tersebut telah diterima masyarakat dan sebagian besar sudah dapat digunakan. Namun, masih terdapat satu penerima yang harus menunggu perbaikan kapal agar mesin bantuan tersebut bisa dioperasikan.
“Alhamdulillah, bantuan ini diterima dengan baik oleh masyarakat. Karena mayoritas penduduk di sini berprofesi sebagai nelayan, bantuan mesin tempel ini diharapkan dapat mendukung usaha mereka, meningkatkan produktivitas, serta menaikkan pendapatan sehari-hari,” kata Espin.
Menurutnya, masyarakat Kayubulan juga masih membutuhkan tambahan bantuan mesin tempel. Pasalnya, masih banyak nelayan yang belum mendapatkan bantuan serupa.
Ia berharap, program bantuan tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Untuk pengusulan berikutnya, masyarakat berpeluang mengajukan kembali pada perubahan anggaran tahun 2027, sekitar Juli hingga Agustus.
Namun, Espin menegaskan bahwa calon penerima bantuan harus memenuhi persyaratan administrasi, terutama terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang sebelumnya dikenal sebagai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Masih banyak nelayan yang belum mendapatkan bantuan. Syarat mutlaknya adalah mereka harus masuk dalam DTSEN,” jelasnya.
Selain bantuan mesin tempel, Espin juga menyebut Desa Kayubulan telah menerima tiga unit motor cool box untuk mendukung kegiatan perikanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Espin turut meninjau pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
Ia menjelaskan, Kayubulan direncanakan mendapatkan dua unit JIAT untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Satu unit telah menunjukkan progres pengerjaan, dengan pengeboran mencapai kedalaman sekitar 110 meter dan telah ditemukan sumber air.
Secara keseluruhan, bantuan JIAT dari pemerintah pusat tersebut terdiri atas sekitar 134 unit pada tahap pertama dan 70 unit pada tahap kedua yang tersebar di kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.
Espin menambahkan, pembangunan JIAT membutuhkan dukungan lahan hibah masyarakat dengan ukuran sekitar 10 x 10 meter untuk lokasi pengeboran dan penampungan air.
Sementara itu, Kepala Desa Kayubulan, Zulkifli Febriyadi Saleh, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan yang telah diperjuangkan Espin Tulie untuk masyarakat desanya.
Menurutnya, bantuan yang diterima Desa Kayubulan selama ini mencakup sektor perikanan hingga penyediaan air bersih.
“Alhamdulillah, bantuan Ibu Espin Tulie di Desa Kayubulan sudah banyak, terutama di bidang perikanan. Tahun ini kami juga mendapatkan bantuan air bersih. Atas nama masyarakat Desa Kayubulan, saya mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Ia berharap dukungan terhadap masyarakat Kayubulan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat program bantuan pemerintah.
Zulkifli juga mendoakan agar Espin Tulie senantiasa diberikan kesehatan dan umur yang berkah agar dapat terus membantu masyarakat.












