Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Ismail Madjid: Kurikulum Terintegrasi P4GN Dapat Menyelamatkan Generasi Bangsa

REDAKSI
346
×

Ismail Madjid: Kurikulum Terintegrasi P4GN Dapat Menyelamatkan Generasi Bangsa

Sebarkan artikel ini
Sekda Ismail Madjid saat memberikan sambutan. [dok]

HESTEK.CO.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, menjadi pembicara sekaligus membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penggiat P4GN dan pengembangan kapasitas guru mata pelajaran kurikulum, Selasa (7/5/2024).

Ismail memaparkan berdasarkan hasil penelitian pengukuran prevalensi narkoba pada tahun 2023 oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pusat Statistik (BPS) nasional, narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, kejahatan dan produktivitas.

Menurutnya narkoba juga sangat berpengaruh negatif terhadap daya saing perekonomian suatu bangsa, karena tingkat produktivitas menjadi rendah, terutama pada generasi muda.

Baca Juga:  Hendriwan Minta Aparatur Kecamatan Hingga Desa Tingkatkan Pelayanan Publik

“Untuk mengatasi hal itu dibutuhkan ide, kerja sama, kerja cerdas dan inovasi dalam mewujudkan Indonesia menjadi negara yang sangat kuat, menjadikan generasi muda sehat dan mampu bersaing dengan negara lain,” kata Ismail.

Baca Juga:  Biaya PJU Capai Rp600 Juta per Bulan, Dekot Gorontalo Minta Solusi Efisiensi

Demikian pula, kata dia, ide dan inovatif kreatif dari BNN Kota Gorontalo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Gorontalo dan pusat kurikulum dan pembelajaran Kemendikbud Ristek RI berupa penyusunan kurikulum merdeka yang terintegrasi dengan P4GN.

Baca Juga:  Penjabup Sherman Moridu Terima Kunjungan Kabinda Gorontalo

“Karena kurikulum yang sudah ada baru kurikulum K13 yang terintegrasi dengan P4GN di tingkat SMA sederajat dan kurikulum merdeka terintegrasi P4GN ini merupakan satu-satunya kurikulum yang diperuntukkan untuk siswa SMP sederajat di Kota Gorontalo,” ujarnya.

Ismail berharap program tersebut menjadi awal yang baik untuk menyelematkan generasi bangsa.

(hsk/adv)