HESTEK.CO.ID — Andi Rahmatillah alias Papip Selebes resmi memimpin Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Gorontalo setelah dilantik sebagai ketua dalam agenda pelantikan pengurus KADIN kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Aston Gorontalo, Minggu (20/9/2026).
Usai dilantik, Papip langsung menetapkan pelaku usaha dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu fokus utama kepemimpinannya.
Ia menilai masih banyak pelaku usaha dan UMKM di Kota Gorontalo yang belum memiliki badan hukum.
“Target saya itu ke pelaku usaha dan UMKM. Banyak para pelaku usaha dan UMKM ternyata belum berbadan hukum,” kata Papip.
Karena itu, Papip berencana membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo untuk mendorong seluruh pelaku usaha dan UMKM memiliki legalitas usaha.
“Insya Allah ke depan saya ingin seluruh pelaku usaha, UMKM, khususnya di Kota Gorontalo, semua punya badan hukum. Nanti insya Allah akan berkolaborasi dengan pemerintah kota,” ujarnya.
Selain persoalan legalitas usaha, Papip menegaskan komitmennya menjaga nama baik dan marwah KADIN selama menjalankan amanah sebagai ketua.
Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Ini adalah amanah dan tanggung jawab yang sangat besar bagi saya sendiri sebagai ketua. Saya benar-benar harus menjaga nama baik serta marwah KADIN Indonesia yang dititipkan ke saya sebagai ketua,” katanya.
Papip berharap kepemimpinannya dapat membawa KADIN Kota Gorontalo semakin dikenal sekaligus meningkatkan peran organisasi bagi dunia usaha.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya saya sebagai ketua, KADIN sendiri bisa naik kelas. Dari yang tidak dikenal akhirnya dikenal, dari yang kurang baik menjadi lebih baik,” ujarnya.
Papip juga menanggapi isu yang mengaitkan posisi Ketua KADIN dengan peluang menuju politik nasional, termasuk kursi DPR RI.
Ia mengakui telah bertemu dengan sejumlah petinggi partai politik. Namun, untuk saat ini Papip menegaskan belum memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan partai politik.
“Banyak sekali wacana seperti itu, tapi sampai hari ini saya belum tertarik untuk berpolitik,” tegasnya.
Ia mengatakan tawaran untuk masuk ke dunia politik sudah beberapa kali diterimanya. Namun, hingga kini belum ada keputusan untuk bergabung dengan partai tertentu.
“Saya sudah sering ketemu dengan petinggi-petinggi partai, ketua-ketua partai. Sudah ketemu, tapi belum ada satu partai pun yang saya bilang saya mau berpartai,” katanya.
Meski begitu, Papip tidak menutup kemungkinan perubahan sikap di masa mendatang.
“Untuk hari ini, saat ini belum minat. Ke depan belum tentu, karena Allah Maha Membolak-balikkan hati manusia,” ujarnya.












