Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Disperindag Siapkan 269 Lapak Pasar Senggol Ramadan, Imam Bonjol Mulai Lebih Awal

Redaksi
12
×

Disperindag Siapkan 269 Lapak Pasar Senggol Ramadan, Imam Bonjol Mulai Lebih Awal

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag Kota Gorontalo, Haryono Suronoto. FOT:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Gorontalo mencatat sedikitnya 269 titik lapak atau coupling yang akan digunakan dalam pelaksanaan Pasar Senggol Ramadan tahun ini. Jumlah tersebut merupakan hasil pengukuran terbaru di sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi kegiatan.

Kepala Disperindag Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami penyesuaian.

“Dari hasil pengukuran kemarin, kurang lebih ada 269 coupling yang akan dibangun. Bisa saja nanti berkurang sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, Pasar Senggol tahun ini akan tersebar di lima ruas jalan utama, yakni MT Haryono, Sutoyo, Esparman, Suprapto, dan Imam Bonjol. Dari lima lokasi tersebut, kawasan Imam Bonjol menjadi titik yang paling awal memulai persiapan.

Menurut Haryono, pedagang di ruas Imam Bonjol sudah mulai memasang tenda. Bahkan, akhir pekan ini direncanakan seluruh lapak di lokasi tersebut sudah mulai beroperasi.

“Untuk Imam Bonjol, tenda sudah mulai dipasang dan direncanakan malam Minggu ini sudah mulai berjualan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk empat lokasi lainnya MT Haryono, Sutoyo, Esparman, dan Suprapto pemasangan tenda dijadwalkan mulai 5 Maret mendatang. Penjadwalan tersebut mempertimbangkan agenda lain sehingga pemasangan tidak dilakukan serentak.

Terkait teknis lapak, Disperindag menetapkan ukuran standar 4 x 4 meter untuk setiap pedagang. Adapun kewajiban kontribusi tidak dipatok dengan nominal tertentu.

“Kewajiban pedagang tidak ditentukan besarannya. Disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, dan setoran dilakukan langsung ke kas umum daerah,” tegas Haryono.

Ia menambahkan, pengelola lapak tetap bertanggung jawab atas penyediaan tenda dan instalasi lampu, termasuk kebutuhan listrik selama kegiatan berlangsung.

Untuk pengaturan parkir di sekitar lokasi Pasar Senggol, Disperindag akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar tidak terjadi penumpukan kendaraan, terutama di kawasan pusat kota yang diprediksi ramai pengunjung.

Pemerintah Kota Gorontalo berharap pelaksanaan Pasar Senggol Ramadan tahun ini dapat berjalan tertib, aman, serta memberi dampak ekonomi bagi para pelaku usaha kecil dan masyarakat.