Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
News

Tekan Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, 19 Ribu Paket Disalurkan Lewat Pasar Murah

Redaksi
80
×

Tekan Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, 19 Ribu Paket Disalurkan Lewat Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
Pasar Murah di halaman Kejari Kabupaten Gorontalo. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengintensifkan pengendalian harga bahan pokok selama ramadan melalui program pasar murah bersubsidi, yang berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/2/2026).

Pasar murah kerjasama Kejari Kabupaten Goorntalo bersama Pemkab Gorontalo itu sebagai bagian dari langkah stabilisasi inflasi daerah.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyebut pelaksanaan di lingkungan Kejaksaan menjadi wujud sinergi antarunsur pemerintahan dalam mengawal distribusi pangan agar tetap transparan dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Bentuk Pansus Pengawasan, Besok Dekab Gorontalo Gelar Rapat Paripurna

Menurutnya, intervensi pasar diperlukan untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan masyarakat meningkat menjelang Idulfitri.

“Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat tetap mampu membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Sofyan.

Tahun ini, pasar murah menargetkan 19 kecamatan dengan total 19.000 paket sembako. Setiap paket berisi komoditas utama seperti beras, bawang merah, cabai rawit, dan minyak goreng yang sering mengalami kenaikan harga pada momentum hari besar keagamaan.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Siap Berantas Tambang dan Sawit Ilegal, Rp300 Triliun Kekayaan Negara Terancam

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan harga normal satu paket mencapai Rp134.500. Namun melalui subsidi pemerintah, masyarakat hanya membayar Rp60.000.

“Selisih Rp74.500 ditanggung pemerintah daerah. Ini bagian dari kebijakan fiskal untuk menjaga daya beli warga,” jelasnya.

Baca Juga:  Departemen Orthopaedi Unhas Makassar Gelar Cadaveric Workshop, Hadirkan Alumni dari Berbagai Daerah

Untuk menjaga kelancaran pasokan, Pemkab bekerja sama dengan jaringan ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret, serta sejumlah distributor pangan lokal.

Pemerintah daerah berharap operasi pasar bersubsidi ini mampu menekan laju inflasi hingga akhir Ramadan dan menciptakan stabilitas ekonomi yang kondusif bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.