HESTEK.CO.ID – Bupati Bone Bolango Ismet Mile kembali melakukan penataan birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah 22 pejabat administrator, 42 pejabat pengawas, serta 13 kepala puskesmas di Ruang Lupa Lelah, Selasa (22/9/2026).
Pelantikan tersebut tidak hanya mengisi sejumlah jabatan dalam struktur pemerintahan daerah. Para pejabat yang baru dilantik juga dituntut segera menjalankan tugas dan memastikan pelayanan pemerintahan berjalan efektif.
Penataan itu menyentuh sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, mulai dari sekretariat daerah, organisasi perangkat daerah, rumah sakit, hingga unit pelayanan kesehatan.
Di jajaran pejabat administrator, sejumlah nama yang dilantik antara lain Nixon Adolong sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Setda, Erna Patutie sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda, dan Harianto S. Naim sebagai Kepala Bagian Umum Setda.
Posisi sekretaris perangkat daerah juga mengalami perubahan. Endang Gobel dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Rafiq Rahman sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Mulyadi S. Paramata sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.
Selanjutnya, Anita Theresia Djakaria menjadi Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Ivonne Margareta Ismail ditunjuk sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara di sektor komunikasi dan pelayanan perizinan, Sukriyanto Katili dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika dan Arlince Husain sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Perubahan juga terjadi di jajaran rumah sakit daerah. Iwan Usman dilantik sebagai Direktur RSUD Toto Kabila, sedangkan Iskandar Simbala sebagai Direktur RSUD Tombulilato.
Sejumlah jabatan kepala bidang turut diisi, yakni Dahlan S. Tomelo sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Widiawaty Mokoagow sebagai Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, serta Anita Dewi Pahestu Ningsih Saleh sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF.
Kemudian Eriana Pajria Ningsih dipercaya sebagai Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dedy Irfandi Arifin sebagai Kepala Bidang Komunikasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Suwardjono I Camaru sebagai Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran.
Pada sektor pendapatan daerah, Armin Biri dilantik sebagai Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Pengendalian dan Evaluasi Pendapatan Daerah, sementara Larizan Dutie sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah.
Adapun dua jabatan bidang di sektor kesehatan juga mengalami pengisian, yakni Roni Hunta sebagai Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Toto Kabila dan Norman Olii sebagai Kepala Bidang Pembinaan Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan.
13 Kepala Puskesmas
Penataan jabatan kali ini juga menyentuh lini pelayanan kesehatan tingkat pertama. Sebanyak 13 kepala puskesmas dilantik untuk memperkuat pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah Bone Bolango.
Mereka adalah Dedi Makaraka Lasimpala sebagai Kepala Puskesmas Tapa, Nangsy Abdullah sebagai Kepala Puskesmas Bulango Utara, Luqman Usman Mahmud sebagai Kepala Puskesmas Bulango Ulu, dan Lian Laminullah sebagai Kepala Puskesmas Toto Utara.
Kemudian dr. Nurhayati Ayuba sebagai Kepala Puskesmas Suwawa, Suparjan Petasule sebagai Kepala Puskesmas Bulawa, Awaludin Rahim sebagai Kepala Puskesmas Bonepantai, serta Mohamad Hamsul Putra Daaliuwa sebagai Kepala Puskesmas Pinogu.
Selanjutnya, Nurmala S. Gobel dipercaya memimpin Puskesmas Tombulilato, Suratni T. Hamzah sebagai Kepala Puskesmas Ulantha, Rahmawati Djamaludin Akadji sebagai Kepala Puskesmas Suwawa Tengah, Roys Y. Djafar sebagai Kepala Puskesmas Tilongkabila, dan Nurmalina Abas sebagai Kepala Puskesmas Botupingge.
Dengan pengisian jabatan tersebut, para pejabat yang baru dilantik diharapkan tidak berhenti pada pergantian posisi administratif. Mereka dituntut segera bekerja dan menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan dirasakan langsung masyarakat.
Penataan birokrasi ini sekaligus menempatkan para pejabat baru pada tanggung jawab masing-masing untuk memastikan roda organisasi pemerintahan dan pelayanan publik di Bone Bolango tetap berjalan efektif.












