HESTEK.CO.ID — Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Malahu, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (23/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memonitor kondisi masyarakat dalam menghadapi musim kemarau, khususnya terkait ketersediaan air dan kebutuhan pangan.
Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, H. Ekwan Ahmad, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan masyarakat Kelurahan Malahu masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari meski menghadapi musim kemarau.
Menurutnya, kondisi tersebut didukung hasil pertanian masyarakat, seperti cengkeh dan kemiri, yang menjadi sumber penghasilan warga.
“Alhamdulillah, walaupun Kelurahan Malahu menghadapi kekeringan musim kemarau, persoalan makanan tidak sulit. Mereka punya penghasilan seperti cengkeh, kemiri dan hasil pertanian yang bisa menjamin kehidupan masyarakat setempat,” kata Ekwan.
Ia mengatakan persoalan utama yang perlu dipantau adalah ketersediaan air. Namun, masyarakat Malahu masih memiliki sumber mata air dari kawasan pegunungan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau persoalan air, di sini ada gunung dan mata air yang masih bisa dimanfaatkan masyarakat. Jadi walaupun musim kemarau panjang, mereka tidak akan mengalami kekeringan karena masih ada sumber mata air,” ujarnya.
Ekwan menambahkan, kondisi masyarakat di Malahu cukup berbeda dengan wilayah perkotaan. Selain masih mengandalkan hasil perkebunan dan pertanian, warga juga dapat menyimpan hasil panen maupun sebagian pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan di kemudian hari.
“Walaupun jaraknya dari pusat kota sekitar 10 kilometer dan medannya cukup berat, masyarakat di sini tetap bertahan dan menikmati hasil pertanian mereka, meskipun sebagian merupakan hasil musiman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Malahu, Sudirman Nani, mengapresiasi kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo yang turun langsung melihat kondisi masyarakat.
“Kami selaku Pemerintah Kelurahan Malahu merasa bersyukur ada perhatian dari anggota DPR Provinsi, khususnya Komisi I, yang memantau langsung keadaan masyarakat yang ada di kelurahan ini,” kata Sudirman.
Ia menjelaskan, ketersediaan air bersih di Kelurahan Malahu hingga kini masih aman untuk kebutuhan masyarakat. Meski demikian, debit air dari mata air yang menjadi sumber kebutuhan warga mengalami penurunan akibat musim kemarau.
“Untuk masalah konsumsi kebutuhan air bersih masih tetap tersedia, tetapi debit airnya sudah turun dari mata air. Alhamdulillah sampai saat ini Kelurahan Malahu tidak ada masalah,” ujarnya.
Selain air, pemerintah kelurahan juga memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap menjadi perhatian. Sudirman menyebut Kelurahan Malahu sebelumnya telah menerima bantuan beras sebanyak 200 sak dari Dinas Sosial untuk membantu masyarakat dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
“Alhamdulillah kemarin kami juga sudah mendapat bantuan beras 200 sak dari Dinas Sosial untuk menanggulangi kebutuhan pangan masyarakat yang ekonominya di bawah,” katanya.
Sudirman berharap perhatian pemerintah dan DPRD Provinsi Gorontalo terhadap Kelurahan Malahu dapat terus berlanjut, termasuk dalam menghadapi dampak musim kemarau.
“Insyaallah dengan kunjungan hari ini, kelurahan kami masih dapat diperhatikan, bahkan diprioritaskan oleh wakil-wakil rakyat yang ada di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.
Dalam kunjungan tersebut turut hadir anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Umar Karim, Kristina Mohamad Udoki, Sitti Nurayin Sompie, Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo Rifli Katili serta pendamping Komisi I.












