Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Marten Taha Soroti Aspek Pendukung Pentingnya Pendidikan di Kota Gorontalo

REDAKSI
415
×

Marten Taha Soroti Aspek Pendukung Pentingnya Pendidikan di Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo,Marten Taha. [Dokpim]

HESTEK.CO.ID – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha menyoroti tiga aspek dalam pendidikan yang dinilai sangat penting untuk mencerdaskan serta memajukan bangsa.

“Untuk mencapai peningkatan sumber daya manusia, ada tiga aspek penting yang harus kita perhatikan yakni, membuka akses pendidikan seluas-luasnya, penyediaan sarana prasarana fasilitas pendidikan yang memadai, dan peningkatan kualitas tenaga pendidik,” ungkapnya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional ke-64 di Lapangan Taruna Remaja, Rabu (17/04/2024).

Bagi Marten, tenaga pendidik harus lebih memperhatikan para muridnya agar dapat menilai sejak dini bakat, minat, potensi, dan prestasi.

Baca Juga:  Momentum HUT Provinsi Gorontalo ke-25, Ramdan Liputo Dorong Pembangunan Islamic Center sebagai Investasi Peradaban

“Sejak dini guru-guru sudah harus menilai bakat, minat, potensi, juga prestasi muridnya, contohnya seperti anak nakal yang akademiknya kurang bagus, tapi dia punya kemampuan di bidang lain itu yang harus diperhatikan dan didorong. itulah yang disebut dengan merdeka belajar,” ujarnya.

Baca Juga:  Ghalieb Lahidjun Hadiri Pelepasan Jemaah Calon Haji Kloter 28 UPG, Titip Doa untuk Gorontalo

Marten juga menambahkan bahwa, peran kepala sekolah juga sangat penting dalam mencari, menawarkan, serta menyajikan model pembelajaran yang sesuai dengan setiap peserta didik.

“Eksistensi kepala sekolah tidak hanya berdiri sebagai seorang manajer, namun lebih dari itu, kepala sekolah berdiri sebagai pemimpin pembelajaran. mencari, menawarkan, juga menyajikan model pembelajaran yang sesuai serta menemukan hasil kualitas belajar yang baik,” tambahnya.

Baca Juga:  Desak Transparansi, Umar Karim Minta Penjelasan Terbuka Soal KUA-PPAS 2026

Untuk itu, Marten Taha berharap dengan adanya kebijakan ini kita dapat bersama menuju Indonesia emas 2045 seperti yang sudah dicanangkan oleh pemerintah, dimana tidak ada lagi anak-anak Indonesia yang tertinggal, terbelakang, miskin, dan tidak dapat bersekolah.

(adv/and)