Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Emosi Tak Diberikan Data, Oknum Panwascam Limboto Barat Diduga Aniaya Anggota PPS

REDAKSI
733
×

Emosi Tak Diberikan Data, Oknum Panwascam Limboto Barat Diduga Aniaya Anggota PPS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi dugaan penganiayaan. (Foto: Ist)

HESTEK.CO.ID – Oknum Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Limboto Barat dilaporkan ke pihak kepolisian, Senin (23/09/2024).

Kasus tersebut diduga atas penganiayaan terhadap anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Pone. Korban berinisial PY (26).

Saat dikonfirmasi, PY membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang terjadi di Sekretariat PPS Desa Pone, Limboto Barat.

“Awalnya oknum Panwas itu datang untuk meminta data pendaftar KPPS, kemudian saya suruh duduk dulu karena masih melayani orang yang mendaftar KPPS,” kata PY, Kamis (26/09/2024).

Baca Juga:  Bela Bupati Ismet Mile, Aliansi Pemuda Desak Kejati Gorontalo Usut Oknum A

Kemudian oknum tersebut, lanjut PY, menanyakan sudah berapa banyak yang mendaftar KPPS.

Meski sudah mendapat jawaban namun oknum panwascam ini tidak puas. Oknum tersebut malah menuduh PPS Desa Pone tidak memberikan data lengkap pendaftar KPPS.

Baca Juga:  Kejaksaan Disorot, Publik Tuntut Transparansi TGR DPRD Kabupaten Gorontalo

“Dia (oknum panwascam) bertanya dengan nada suara tinggi, atas dasar apa ibu (PY) tidak memberikan data (pendaftar KPPS),” bebernya.

Mendengar nada tinggi dari oknum panwascam tersebut, PY meminta yang bersangkutan untuk bertanya dengan santai untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Akan tetapi yang bersangkutan malah menunjuk-nujuk saya, saya menepis tangan dia, namun dia malah melayangkan pukulan dan mengenai kepala saya, meski sudah ditahan oleh temannya,” imbuh PY.

Baca Juga:  Pria di Gorontalo Jadi Korban Penipuan Modus Simpan Pinjam, 500 Juta Amblas

Sementara itu, Kapolsek Limboto Barat IPDA Icuk Eka menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari pihak keluarga korban.

“Iya, sudah kita terima. Dan saat ini masih kami dalami laporan tersebut dengan akan memanggil saksi-saksi,” tandasnya.