Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Pemilu

KPU Provinsi Gorontalo Masuk Pesantren, Gelar Sosaialisasi Pemilih Pemula

REDAKSI
533
×

KPU Provinsi Gorontalo Masuk Pesantren, Gelar Sosaialisasi Pemilih Pemula

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID – KPU Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024, di Pondok Pesantren Darul Madinah, Wonosari, Boalemo, Selasa (22/10/2024).

Anggota KPU Provinsi Gorontalo, Risan Pakaya, menyampaikan pentingnya peran pemilih pemula, terutama dari kalangan santri, dalam menjaga demokrasi.

“Santri memiliki tanggung jawab yang sama untuk ikut serta dalam menentukan masa depan bangsa. Pemilu adalah kesempatan kita bersama untuk memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan bagi daerah dan negara,” kata Risan.

Baca Juga:  Polling Capres dan Cawapres 2024, Warga Gorontalo Pilih Siapa?

KPU Provinsi Gorontalo juga mengadakan nonton bareng film “Kejarlah Janji” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Film ini diharapkan dapat memotivasi para santri untuk berperan aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam hal partisipasi politik.

Baca Juga:  Real Count KPU Sementara, AMIN Menang Telak di Provinsi Berjuluk "Serambi Mekkah"

“Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan moral yang mendalam mengenai perjuangan, tanggung jawab, dan pengorbanan dalam mewujudkan janji serta harapan, yang relevan dengan peran santri sebagai bagian dari warga negara,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Para santri tampak aktif bertanya tentang berbagai isu pemilu dan pentingnya menjaga integritas sebagai pemilih.

Baca Juga:  DKPP Periksa Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Terkait Apa?

“Dengan kegiatan ini kami berharap partisipasi pemilih pemula, khususnya dari kalangan pesantren, dapat meningkat dalam Pilkada 2024 dan berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat di Indonesia,” tuntas Risan Pakaya.

Example 300x600