Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Example 1100x60
Liputan Khusus

Bupati Ismet Mile Minta Peringatan Maulid Nabi Muhammad Jadi Penguat Kebersamaan

REDAKSI
138
×

Bupati Ismet Mile Minta Peringatan Maulid Nabi Muhammad Jadi Penguat Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Ismet Mile menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebahagiaannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Agung Al-Marhamah Suwawa, Kamis (4/9/2025).

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjadikan Maulid sebagai momentum memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Malam ini adalah malam penuh kebahagiaan, karena kita masih diberi kesempatan berkumpul di masjid yang kita muliakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” tutur Ismet yang hadir bersama Wakil Bupati Risman Tolingguhu.

Baca Juga:  Legislator Deprov Gorontalo Kritik Pemangkasan TKD di RAPBN 2026, Sebut Daerah Bisa Terjepit

Ismet menjelaskan, tradisi Maulid di Indonesia umumnya dilakukan dalam dua bentuk, yakni peringatan secara nasional dan tradisional.

Di Gorontalo, salah satu ciri khasnya adalah pelaksanaan dikili (zikir) serta hadirnya walima berupa makanan dan kue tradisional sebagai simbol sukacita atas kelahiran Nabi.

Baca Juga:  Pemkab Bone Bolango Dukung Program Nasional Percepat Pembentukan Tim Siber

“Walima, baik besar maupun kecil, adalah wujud nyata dari kebahagiaan dalam memperingati Maulid Nabi. Ini merupakan partisipasi masyarakat yang perlu terus dilestarikan agar tetap menjadi tradisi turun-temurun,” jelasnya.

Ia pun mendorong agar walima yang disiapkan dapat dibagikan secara merata, sebagai bentuk kepedulian sekaligus perekat kebersamaan.

Baca Juga:  Tiga Rumah Sakit Ini Jadi Rujukan Pemeriksaan Kesehatan Cakada Untuk Pilkada 2024

Lebih jauh, Ismet menekankan bahwa Maulid Nabi tidak hanya sekadar perayaan, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat karakter religius di tengah masyarakat.

“Momentum ini adalah ruang bagi kita untuk membangun masyarakat yang semakin agamis,” pungkasnya.

Example 300x600