Example floating
Example floating
InternasionalNews

Indonesia Soroti Serangan Israel Terhadap Pos UNIFIL di Lebanon Selatan

REDAKSI
139
×

Indonesia Soroti Serangan Israel Terhadap Pos UNIFIL di Lebanon Selatan

Sebarkan artikel ini
Pasukan Kontingen Garuda UNIFIL. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan Israel di Lebanon Selatan yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon, menghentikan serangan yang membahayakan warga sipil dan infrastruktur sipil, serta kembali pada dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mewujudkan perdamaian,” tulis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, dikutip pada Minggu (15/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon, khususnya di Beirut dan sepanjang garis demarkasi Blue Line di Lebanon Selatan.

Baca Juga:  Kabar Penunjukan Ismet Mile Sebagai Ketua DPW PPP Gorontalo Beredar, Kader Sampaikan Ini

Ketegangan itu juga dipicu oleh serangan terhadap pos Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) yang mengakibatkan sejumlah prajurit penjaga perdamaian mengalami luka.

Baca Juga:  Sekda Kab. Gorontalo Support Kegiatan Kemah Bakti Pemuda KNPI Limboto

Terkait insiden tersebut, Indonesia menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab berdasarkan hukum internasional untuk menjamin keselamatan dan keamanan personel serta properti milik PBB.

“Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda yang bertugas di UNIFIL, serta memastikan keselamatan dan keamanan personel pasukan pemelihara perdamaian menjadi prioritas utama dalam situasi saat ini,” tulis Kemlu.

Baca Juga:  Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kabupaten Gorontalo Cukup dengan KTP

Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas integritas, profesionalisme, dan dedikasi Kontingen Garuda bersama UNIFIL dalam menjalankan mandat menjaga stabilitas serta perdamaian di Lebanon Selatan.