HESTEK.CO.ID – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M. Thomas Mopili, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan pembukaan Posko Terpadu sekaligus peninjauan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Provinsi Gorontalo, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan diawali dengan pembukaan Posko Terpadu di Bandara Djalaluddin Gorontalo. Posko ini dibentuk sebagai langkah memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran arus mudik, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam sambutannya saat apel kerja, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menekankan tiga faktor utama yang menjadi penentu keberhasilan pengamanan dan pelayanan arus mudik tahun ini. Pertama, kesiapan infrastruktur dan peralatan pendukung transportasi darat, laut, dan udara yang dinyatakan siap beroperasi. Kedua, kondisi cuaca yang diperkirakan relatif stabil selama masa mudik.
“Data menunjukkan kondisi cuaca insya Allah berada pada posisi normal dan mudah-mudahan tidak ada perubahan ekstrem yang dapat mengganggu transportasi,” ujar Gubernur Gusnar Ismail.
Selain itu, Gubernur menilai kesiapan sumber daya manusia dan aparatur pemerintah menjadi faktor paling penting. Ia menyebut apel kerja tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan memastikan seluruh pihak memahami standar operasional serta regulasi yang berlaku dalam pelaksanaan pengamanan mudik.
Setelah agenda di Bandara Djalaluddin, rombongan Forkopimda melanjutkan peninjauan ke Terminal Angkutan Bus Isimu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, guna melihat langsung kesiapan transportasi darat dalam menghadapi lonjakan penumpang.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M. Thomas Mopili, menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan arus penumpang di terminal maupun bandara diperkirakan masih berjalan normal dan terkendali hingga puncak mudik pada H-7 Lebaran.
“Di sektor darat, terminal bus saat ini melayani sekitar 70 unit bus besar setiap hari. Penanganan penumpang sejauh ini berjalan dengan sangat baik dan terus mengalami peningkatan kualitas pelayanan,” ungkap Idrus.
Ia juga menambahkan bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Djalaluddin terus dipantau secara intensif untuk memastikan kelancaran arus mudik melalui jalur udara.
Lebih lanjut, Idrus mengimbau masyarakat Gorontalo agar tidak khawatir terhadap ketersediaan armada transportasi. Ia memastikan bus maupun pesawat telah disiapkan secara maksimal untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik.
“Kami berharap masyarakat tetap disiplin memanfaatkan sarana transportasi yang tersedia serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mudik,” tutupnya.













