Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

Ramdan Liputo Tinjau Tanggul Sungai Kritis di Kayubulan, Apresiasi Gotong Royong Warga

REDAKSI
1
×

Ramdan Liputo Tinjau Tanggul Sungai Kritis di Kayubulan, Apresiasi Gotong Royong Warga

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ramdan D. Liputo, turun langsung ke Lingkungan 4, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, untuk melihat kondisi tanggul sungai yang dilaporkan dalam keadaan rawan dan hampir ambruk.

Kunjungan tersebut dilakukan karena kerusakan tanggul dinilai dapat mengancam keselamatan warga sekitar.

Jika tidak segera ditangani, kondisi itu berpotensi memicu banjir maupun longsor, terutama saat curah hujan meningkat.

Baca Juga:  Hadiri Peresmian Posyandu Prima di Kota Raja, Ini Kata Penjabup Hendriwan

Di lokasi, Ramdan mendapati bahwa pekerjaan perbaikan tanggul saat ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Perbaikan tersebut digagas oleh Lurah Kayubulan bersama warga, tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Ramdan pun menyampaikan dukungan atas langkah cepat masyarakat yang bergotong royong melakukan perbaikan demi mencegah kerusakan lebih parah.

Ia juga memberikan bantuan untuk memenuhi beberapa kebutuhan yang masih kurang dalam proses pengerjaan.

Baca Juga:  Aliansi Pemuda Bone Bolango Tuntut Polres Tindak Oknum Pengganggu Stabilitas Daerah

“Saya sebagai wakil rakyat dari dapil ini merasa perlu hadir melihat langsung kondisi tanggul yang hampir roboh. Saya mengapresiasi semangat warga dan inisiatif lurah yang bergerak secara swadaya memperbaiki tanggul ini,” ujar Ramdan, Ahad (17/05/2026).

Ia menilai, kepedulian warga Kayubulan menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam menjaga keselamatan lingkungan tempat tinggal mereka.

Meski begitu, Ramdan menegaskan persoalan tanggul sungai tidak boleh hanya bergantung pada swadaya masyarakat.

Baca Juga:  Totok Bachtiar Harap Musda Forki Jadi Titik Balik Pembinaan Karate Gorontalo

Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius karena kondisi tersebut menyangkut keamanan permukiman warga serta langkah antisipasi terhadap risiko bencana.

“Gotong royong seperti ini tentu harus kita dukung. Namun ke depan, kondisi tanggul kritis seperti ini tetap harus menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan masyarakat,” pungkasnya.