Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
News

Video Perundungan Siswi di Gorontalo Viral, Publik Desak Penindakan

Redaksi
15
×

Video Perundungan Siswi di Gorontalo Viral, Publik Desak Penindakan

Sebarkan artikel ini
Siswi di Gorontalo menjadi korban perundungan teman sebaya. FOTO:ISTIMEWA

HESTEK.CO.ID — Dugaan kasus perundungan terhadap seorang siswi di Gorontalo menjadi sorotan publik setelah video kejadian tersebut viral di media sosial, Selasa (14/4/2026). Video itu diketahui diunggah melalui akun Facebook bernama Fatra Amara.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang siswi diduga menjadi korban kekerasan oleh sejumlah rekan sebayanya. Aksi tersebut terjadi di hadapan beberapa orang yang menyaksikan kejadian tanpa melakukan pencegahan.

Selain video, beredar pula tangkapan layar percakapan yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dalam percakapan itu, terdapat informasi mengenai rencana pelaporan ke pihak sekolah serta adanya bukti video kejadian.

Baca Juga:  Alan Lahay: Pasar Sentral Kini Jadi Ruang Ekonomi Baru Masyarakat Gorontalo

Di sisi lain, muncul pula reaksi dari pihak keluarga terduga pelaku. Dalam percakapan yang beredar, ibu dari salah satu terduga pelaku disebut membela anaknya dan mempertanyakan kejadian yang sebenarnya. Hal ini semakin memicu perdebatan di kalangan warganet.

Baca Juga:  Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Resmi Ditahan KPK dalam Kasus Kuota Haji

Belum diketahui secara pasti lokasi detail serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. Namun, beredarnya video dan percakapan tersebut memicu reaksi keras dari warganet yang mengecam tindakan perundungan di kalangan pelajar.

Sejumlah pengguna media sosial mendesak pihak sekolah dan aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus tersebut serta memberikan perlindungan kepada korban.

Baca Juga:  Ramdan Liputo Dukung Polri di Bawah Presiden, Tolak Wacana di Bawah Kementerian

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi pendidikan terkait penanganan kasus tersebut.

Kasus ini kembali menjadi perhatian serius terkait maraknya perundungan di lingkungan pelajar, sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani kekerasan terhadap anak.