Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

Manaf Hamzah Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Saat Reses di Isimu Raya

Redaksi
8
×

Manaf Hamzah Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Saat Reses di Isimu Raya

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Manaf Abidin Hamzah, mendorong perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, mulai dari pengemudi bentor, buruh tani, petani hingga perempuan yang bekerja di sektor pertanian.

Hal itu disampaikan Manaf saat melaksanakan reses hari kelima Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 di Desa Isimu Raya, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (6/11/2026).

Menurut Manaf, kelompok pekerja tersebut membutuhkan jaminan sosial ketenagakerjaan karena memiliki risiko pekerjaan, sementara penghasilan mereka bergantung pada aktivitas sehari-hari.

“Kelompok pekerja rentan perlu mendapatkan perlindungan. Pengemudi bentor, buruh tani, termasuk perempuan yang bekerja di sektor pertanian, juga memiliki risiko dalam pekerjaannya. Negara harus hadir memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Baca Juga:  DEEP Indonesia Soroti Molornya Pengumuman Hasil Seleksi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota

Ia mengungkapkan, upaya memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan telah dikomunikasikan bersama BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo dan pemerintah daerah.

Sejumlah warga bahkan mulai menanyakan mekanisme pendaftaran hingga biaya kepesertaan program tersebut.

Selain memperjuangkan jaminan sosial, Manaf juga mengajak masyarakat menanam 10 pohon cabai rawit atau rica di setiap pekarangan rumah.

Menurutnya, gerakan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan cabai rumah tangga sekaligus mengurangi pengeluaran masyarakat ketika harga rica mengalami kenaikan.

Baca Juga:  Indonesia Soroti Serangan Israel Terhadap Pos UNIFIL di Lebanon Selatan

“Target saya 10 pohon untuk setiap rumah. Tidak perlu lahan luas, tidak mahal, dan perawatannya relatif mudah. Kalau kebutuhan rica bisa dipenuhi dari pekarangan sendiri, masyarakat tidak perlu terus mengeluarkan uang untuk membeli cabai,” jelasnya.

Untuk mendukung gerakan tersebut, Manaf telah menginisiasi pelatihan penanaman rica sekaligus membagikan bibit berukuran sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Setiap peserta mendapatkan 10 bibit untuk ditanam di pekarangan rumah.

Program itu sementara dijalankan secara swadaya melalui dukungan masyarakat dan para pemerhati yang bersedia menyumbangkan bibit.

Baca Juga:  Ghalib Lahidjun Soroti Krisis Sosial di Kabupaten Gorontalo, Minta Bupati Ambil Tindakan Nyata

Setelah berjalan sekitar lima bulan, Manaf berencana menggandeng pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, untuk memperluas gerakan tersebut. Pengembangan juga direncanakan menyasar komoditas bawang.

Dalam reses tersebut, Manaf turut menerima aspirasi masyarakat terkait bantuan pembangunan masjid dan dukungan bagi majelis taklim. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan perjuangan melalui mekanisme dan kewenangan DPRD.

Ia berharap perluasan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan gerakan menanam rica dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi jaminan sosial maupun penguatan ketahanan pangan keluarga.