Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Komisi I Deprov Turun Lapangan, Pantau Keamanan Perayaan Tradisi Qunut di Batudaa

REDAKSI
637
×

Komisi I Deprov Turun Lapangan, Pantau Keamanan Perayaan Tradisi Qunut di Batudaa

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I Deprov Gorontalo, Ramdan Liputo. Foto Budy/Humas Deprov

HESTEK.CO ID – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (Deprov) Gorontalo turun langsung memantau situasi keamanan perayaan Qunut di Kecamatan Batudaa, Sabtu (15/03/2025). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tradisi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

Anggota Komisi I Deprov, Ramdan Liputo menegaskan, pemantauan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya dalam momentum yang melibatkan banyak orang.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan tradisi Qunut ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. Kehadiran kami juga sebagai bentuk dukungan terhadap kerja aparat keamanan dan pemerintah setempat,” kata Ramdan Liputo.

Baca Juga:  Thomas Mopili Harap Dualisme APDESI Gorontalo Berakhir

Dalam pantauan itu Komisi I Deprov turut didampingi oleh aparat kepolisian, TNI, serta unsur pemerintah daerah. Ramdan menekankan pentingnya sinergi bersama dalam menjaga ketertiban.

Baca Juga:  Sherman Moridu Pimpin Rapat Evaluasi Kinerja Triwulan 4 Tahun 2022

“Malam Qunut adalah tradisi yang sangat dihormati dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Gorontalo. Oleh karena itu, keamanan dan ketertiban harus menjadi prioritas bersama. Kami mengapresiasi kerja keras aparat yang sudah bersiaga untuk memastikan acara ini berlangsung aman,” ujarnya

Baca Juga:  Hamzah Idrus Gelar Reses di Bulango Ulu, Serap Aspirasi Warga Terkait Perbaikan Jalan

Politisi PKS itu juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung hingga akhir ramadan nanti.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan aparat keamanan. Jangan sampai euforia berlebihan justru mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.