HESTEK.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo terus memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sabtu (11/7/2026), menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman jurnalis mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang, bersama Ketua DPD PJS Provinsi Gorontalo, Jhojo Rumampuk, serta jajaran pengurus PJS dari berbagai daerah di Gorontalo.
Dalam kesempatan itu, Sanco Simanullang memaparkan berbagai manfaat yang dapat diperoleh pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, jurnalis merupakan salah satu profesi yang memiliki tingkat risiko tinggi karena aktivitas peliputan yang menuntut mobilitas di lapangan.
“Kami mengajak rekan-rekan jurnalis untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk perlindungan terhadap berbagai risiko kerja, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ujar Sanco.
Ia menjelaskan, pemahaman mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan penting dimiliki insan pers agar mereka mengetahui hak-hak perlindungan yang dapat dimanfaatkan selama menjalankan profesinya.
“Profesi jurnalis memiliki mobilitas yang tinggi dan kerap menghadapi berbagai potensi risiko saat bertugas. Karena itu, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi kebutuhan yang sangat penting,” tambahnya.
Sanco juga berharap kolaborasi dengan PJS dapat memperluas penyebaran informasi mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja media di seluruh wilayah Gorontalo.
Sementara itu, Ketua DPD PJS Provinsi Gorontalo, Jhojo Rumampuk, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi kepada para jurnalis.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat nyata bagi insan pers yang setiap hari menjalankan tugas jurnalistik dengan berbagai tantangan di lapangan.
“Kami dari PJS Gorontalo mendukung penuh program ini. Teman-teman jurnalis sering bekerja di lapangan dengan berbagai risiko. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan menjadi bentuk perlindungan yang sangat dibutuhkan dan patut disosialisasikan lebih luas,” kata Jhojo.
Pertemuan diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif. BPJS Ketenagakerjaan dan PJS Provinsi Gorontalo berkomitmen memperkuat kerja sama dalam mendorong semakin banyak jurnalis menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga memperoleh perlindungan sosial selama menjalankan tugas jurnalistik.












