HESTEK.CO.ID – Jurusan S1 Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo (UNG) memperkuat jejaring akademik nasional melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian Konferensi Nasional Sosiologi XII dan Kongres Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI) V di Bali, 24–26 Juni 2026.
Penandatanganan IA dilakukan antara Jurusan Sosiologi UNG dengan Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Program Studi S1 Sosiologi Universitas Udayana, Departemen Sosiologi Universitas Padjadjaran, serta Departemen Sosiologi Universitas Andalas.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui berbagai program kolaboratif, meliputi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran narasumber akademik, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, hingga pengembangan jejaring keilmuan antarperguruan tinggi.
Selain itu, kolaborasi juga difokuskan pada penguatan publikasi ilmiah dan tata kelola jurnal akademik guna meningkatkan kualitas serta visibilitas publikasi di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Jurusan Sosiologi UNG, Dewinta Rizky Hatu, mengatakan pengembangan kolaborasi antarinstitusi menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan dinamis.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun sinergi yang lebih kuat tidak hanya dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam pengembangan publikasi ilmiah serta pengelolaan jurnal akademik. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang berkualitas, memperluas jejaring penelitian, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan jurnal yang bereputasi,” ujarnya.
Menurut Dewinta, kerja sama tersebut membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam riset dan publikasi kolaboratif, kegiatan akademik lintas kampus, hingga pengembangan jurnal ilmiah yang memenuhi standar indeksasi nasional dan internasional.
Keikutsertaan Jurusan Sosiologi UNG dalam Konferensi Nasional Sosiologi XII dan Kongres APSSI V juga menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan akademik dengan para peneliti, dosen, dan praktisi sosiologi dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ilmiah yang mengangkat tema “Proyek Strategis Nasional (PSN): Menakar Konsekuensi Pembangunan dan Arah Kepentingan Nasional Tahun 2026” tersebut menjadi ruang diskusi strategis mengenai berbagai isu pembangunan dan dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Melalui penandatanganan IA ini, Jurusan Sosiologi UNG menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi yang produktif, memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah, serta meningkatkan kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu sosiologi dan pembangunan masyarakat di Indonesia.












