Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

PM-AAS Didorong Dongkrak Produktivitas Padi Bone Bolango

REDAKSI
4
×

PM-AAS Didorong Dongkrak Produktivitas Padi Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
PM-AAS Didorong Dongkrak Produktivitas Padi Bone Bolango. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai mengakselerasi transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih modern dan produktif.

Langkah tersebut dilakukan melalui Gerakan Tanam Serempak Padi dengan metode Pertanian Modern Adventure Agriculture System (PM-AAS) yang menargetkan peningkatan produktivitas padi dari rata-rata 5–6 ton menjadi sedikitnya 10 ton per hektare.

Gerakan tersebut dipusatkan di lahan Kelompok Tani Mutiara, Desa Talango, Kecamatan Kabila, Kamis (30/7/2026), dan dihadiri Bupati Bone Bolango, Ismet Mile.

Ismet menilai penerapan metode PM-AAS menjadi langkah penting dalam mendorong perubahan pola pertanian dari sistem konvensional menuju budidaya yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kegiatan ini sangat menarik karena cara pengelolaan pertanian sudah berubah dari kebiasaan manual menjadi sistem yang modern. Mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, pengairan, pemupukan hingga pengendalian hama dilakukan secara terpadu dan berdasarkan kaidah ilmiah,” ujar Ismet.

Baca Juga:  401 Guru Ngaji di Kota Gorontalo 5 Bulan Belum Terima Honor, Pemkot Bilang Sabar

Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperbaiki kesejahteraan petani.

Ia optimistis penerapan PM-AAS mampu menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan pola budidaya sebelumnya.

“Kalau selama ini hasil panen rata-rata masih di kisaran 5 sampai 6 ton per hektare, melalui sistem modern ini kita berharap bisa meningkat hingga mencapai 10 ton per hektare. Ini harus menjadi semangat bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Ismet juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pengembangan pertanian modern di Bone Bolango agar kontribusi daerah terhadap produksi pangan, baik di tingkat Provinsi Gorontalo maupun nasional, semakin besar.

Baca Juga:  Ariston Tilameo: Trotoar Panjaitan Hidupkan Ekonomi Malam dan Ciptakan Wirausaha Muda

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bone Bolango, Roswaty Agus, menjelaskan Gerakan Tanam Serempak PM-AAS dilaksanakan di enam titik di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian setelah pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan.

Roswaty mengatakan, PM-AAS merupakan bagian dari program nasional yang menargetkan penerapan pertanian modern pada lahan seluas 1 juta hektare di seluruh Indonesia.

Untuk Provinsi Gorontalo, luas lahan yang ditargetkan mencapai 6.500 hektare. Sementara Bone Bolango mendapat target 1.313 hektare, yang disebut sebagai target luasan terbesar di Provinsi Gorontalo.

Baca Juga:  DPRD Kota Gorontalo Apresiasi Penertiban Rumah Kos oleh Pemkot

“Untuk Provinsi Gorontalo ditargetkan seluas 6.500 hektare, sedangkan Kabupaten Bone Bolango mendapat target 1.313 hektare. Angka ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Gorontalo,” ungkap Roswaty.

Menurutnya, target tersebut menunjukkan besarnya potensi sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada Bone Bolango untuk berkontribusi dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Roswaty berharap sinergi pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan para petani terus diperkuat agar target luas tanam maupun peningkatan produktivitas dapat tercapai.

“Dengan penerapan metode PM-AAS, kami optimistis produktivitas padi di Bone Bolango akan meningkat signifikan dan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.