Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

12 Guru SNT 6 Bone Bolango Lolos Seleksi Nasional

REDAKSI
12
×

12 Guru SNT 6 Bone Bolango Lolos Seleksi Nasional

Sebarkan artikel ini
12 Guru SNT 6 Bone Bolango Lolos Seleksi Nasional. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 6 Bone Bolango menempatkan kualitas tenaga pendidik sebagai salah satu fondasi utama dalam menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi peserta didik di Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo.

Sebanyak 12 tenaga pendidik yang saat ini bertugas di SNT 6 merupakan hasil seleksi nasional yang menjaring lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi keguruan di Indonesia.

Kepala SNT 6 Bone Bolango, Surahmat Hasjim, mengatakan para tenaga pendidik tersebut telah melewati proses seleksi yang ketat sebelum mendapatkan penempatan.

“Alhamdulillah, tenaga pendidik di sekolah ini adalah lulusan-lulusan terbaik dari universitas keguruan di Indonesia. Mereka telah diseleksi dari ribuan pelamar, kemudian mengikuti pembekalan langsung oleh Kementerian Pendidikan Nasional,” ujar Surahmat, Senin (10/8/2026).

Menurut Surahmat, proses menjaga kualitas tenaga pendidik tidak berhenti setelah guru ditempatkan. Performa mereka akan terus dipantau untuk memastikan standar pelayanan pendidikan di SNT 6 tetap terjaga.

“Mereka senantiasa dikontrol kualitasnya, dimonitoring performanya, dan dipastikan memberikan layanan pendidikan terbaik untuk sekolah ini nantinya,” jelasnya.

Baca Juga:  Desain Medali GHM 2025 Diprotes, Warganet Soroti Penulisan Nama Gusnar Ismail

Dari 12 tenaga pendidik tersebut, empat orang berasal dari Provinsi Gorontalo, sementara delapan lainnya berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Komposisi tersebut merupakan konsekuensi dari sistem rekrutmen yang dilakukan secara nasional.

“Seleksi ini dilaksanakan secara nasional untuk memastikan bahwa guru-guru yang ditempatkan adalah guru-guru terbaik se-Indonesia,” katanya.

Surahmat menegaskan, kesempatan untuk menjadi tenaga pendidik di SNT terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi.

“Siapa saja yang memenuhi kualifikasi sebagai guru nantinya di SNT dapat melamar, mengikuti seleksi, dan kemudian memperoleh penempatan di SNT,” tambahnya.

Untuk tahap awal, 12 tenaga pendidik tersebut berstatus sebagai tenaga pendamping pembelajaran. Menurut Surahmat, istilah tersebut berkaitan dengan status kepegawaian dan tidak membedakan tugas mereka dalam memberikan layanan pembelajaran kepada peserta didik.

“Sifatnya penugasan atau dikenal dengan tenaga pendamping pembelajaran. Tidak ada bedanya dengan guru, hanya penamaan saja karena ini terkait dengan status kepegawaian,” ungkapnya.

Baca Juga:  Komitmen Soal Kesetaraan Gender, Ismail Madjid Sampaikan Ini

Pemerintah juga direncanakan membuka seleksi bagi tenaga pendidik dengan status kepegawaian yang lebih permanen pada akhir tahun ini.

Integrasikan Potensi Lokal

Surahmat mengatakan SNT 6 Bone Bolango tidak hanya diarahkan mengejar prestasi akademik. Sekolah tersebut juga dirancang menjadi ruang pengembangan kompetensi, minat, bakat, karakter, dan kemampuan berkarya peserta didik.

Ia menegaskan, layanan pendidikan yang diberikan harus mampu menjangkau anak-anak berpotensi dari Bone Bolango maupun daerah lain di Provinsi Gorontalo.

“Yang ingin kami pastikan adalah apa yang diharapkan oleh Pak Presiden benar-benar terwujudkan dalam program-program kami di sekolah. Beliau ingin sekolah ini memberikan layanan terbaik untuk siapa saja, bagi anak-anak di mana saja,” ujarnya.

Dalam pembelajaran, SNT 6 akan mengadopsi kurikulum nasional sekaligus mengintegrasikan kekhasan lokal, budaya daerah, dan wawasan internasional.

Untuk memperkuat konsep tersebut, pihak sekolah telah melakukan benchmarking ke sejumlah sekolah terbaik di Indonesia. Langkah itu dilakukan untuk mempelajari pola pengelolaan dan model pembelajaran yang dinilai berhasil.

Baca Juga:  14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

“Benchmarking itu seperti studi tiru kepada sekolah-sekolah terbaik di Indonesia agar kami memperoleh gambaran bagaimana sekolah yang memberikan layanan terbaik, termasuk layanan berstandar internasional, sehingga hal-hal baik tersebut dapat kami terapkan di sekolah,” jelas Surahmat.

SNT 6 menjadi sekolah nasional terintegrasi pertama yang hadir di Bone Bolango dan merupakan bagian dari pengembangan SNT di 17 titik di Indonesia.

Surahmat berharap keberadaan sekolah tersebut dapat memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Gorontalo tanpa harus meninggalkan daerah untuk memperoleh layanan pendidikan unggulan.

Menurutnya, selama ini masih terdapat anak-anak berpotensi yang harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah karena pilihan sekolah dengan layanan unggulan masih terbatas.

“Sekolah ini ingin mengatasi hal tersebut sehingga setiap anak-anak terbaik dari Bone Bolango, dari Provinsi Gorontalo, dapat juga merasakan pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.