Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Drama Pengibaran Bendera di Bone Bolango, Tali Pengait Sempat Terlepas

Redaksi
18
×

Drama Pengibaran Bendera di Bone Bolango, Tali Pengait Sempat Terlepas

Sebarkan artikel ini
Tali pengait bendera sempat terlepas saat prosesi pengibaran sang Merah Putih di Bone Bolango. FOTO:JUNA/HESTEK

HESTEK.CO.ID — Prosesi pengibaran Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin (17/8/2026), sempat diwarnai insiden teknis.

Saat prosesi pengibaran dimulai, tali pengait bendera tiba-tiba terlepas. Kondisi tersebut membuat suasana di lapangan sempat tegang karena proses pengibaran bendera harus ditangani terlebih dahulu.

Petugas Paskibraka yang bertugas langsung bergerak cepat mengatasi kendala tersebut. Tali pengait kemudian disambungkan kembali agar prosesi pengibaran dapat diteruskan.

Baca Juga:  Alat Berat Kembali Beroperasi di PETI Pasir Putih Mootilango, Efektivitas Penertiban Dipertanyakan

Setelah tali berhasil diperbaiki, bendera Merah Putih kembali dikibarkan secara perlahan hingga mencapai puncak tiang. Prosesi tersebut tetap diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Baca Juga:  Erwinsyah Ismail Incar Senayan, Optimistis Bersaing dengan Tokoh Senior

Upacara yang dipimpin Bupati Bone Bolango Ismet Mile tetap berlangsung hingga selesai dan berjalan khidmat meski sempat terjadi kendala teknis.

Kesigapan petugas Paskibraka dalam menghadapi situasi tersebut membuat prosesi pengibaran bendera dapat dilanjutkan tanpa menghentikan keseluruhan rangkaian upacara.

Baca Juga:  Tak Percaya Inspektorat Gorut Terkait Audit Dana Desa, Mahasiswa Minta APH Turun Tangan

Usai upacara, sejumlah anggota Paskibraka terlihat menangis. Suasana haru itu muncul setelah mereka menyelesaikan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Momen tersebut menjadi penutup emosional bagi para petugas yang telah menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih di hadapan peserta upacara.