Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Bone Bolango Mengaji, Program Baru Pemkab untuk Keseimbangan Iman dan Tugas ASN

REDAKSI
181
×

Bone Bolango Mengaji, Program Baru Pemkab untuk Keseimbangan Iman dan Tugas ASN

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bone Bolango luncurkan program ASN mengaji. FOTO HUMAS

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango meluncurkan program baru bertajuk “Aparatur Bone Bolango Mengaji” sebagai upaya memperkuat mental dan spiritual Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan perdana digelar di Masjid Baitul Haq Islamic Center Bone Bolango, Jumat (03/10/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan bahwa di tengah padatnya aktivitas pelayanan publik ASN perlu tetap meluangkan waktu untuk memperkokoh keimanan dan ketakwaan.

“Di sela-sela kesibukan kita sebagai aparatur pemerintah, tentu tidak boleh lupa meluangkan waktu untuk doa dan salawat. Dengan arahan Bapak Bupati, kita menggiatkan program Bone Bolango Mengaji setiap Jumat awal bulan,” kata Iwan Mustapa.

Baca Juga:  Sosialisi Pencalonan Pilkada 2024, KPU Kab. Gorontalo Undang Parpol dan Media Massa

Dalam kesempatan penuh kekhusyukan itu, Sekda turut mengajak seluruh ASN untuk mendoakan kesembuhan Ruwaida Mile, istri Bupati Bone Bolango Ismet Mile. Ia juga memanjatkan doa untuk kesehatan Bupati, Wakil Bupati, serta pimpinan pemerintahan agar senantiasa diberi kekuatan dalam mengemban amanah.

Baca Juga:  Konsisten Ajukan Penyertaan Modal, Pemkot Gorontalo Urutan 6 Pemegang Saham di BSG

Iwan menekankan bahwa program mengaji bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata untuk membentuk ASN yang berintegritas, berakhlak, dan religius.

“Kita ingin ASN Bone Bolango sehat jasmani sekaligus rohani. Dengan mengaji, berdoa, dan bersalawat, Insya Allah kita diberi kekuatan dan ketenangan dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Program Aparatur Mengaji ini juga dirancang sebagai ajang silaturahmi antar-ASN. Kegiatan akan rutin dilaksanakan setiap Jumat awal bulan, bergantian dengan agenda lain seperti kerja bakti dan olahraga bersama.

Baca Juga:  Belajar Pengelolaan Desa, Hendriwan Boyong Camat dan Kades ke Kemendes PDTT

“Kita ingin menghadirkan keseimbangan. Ada waktunya olahraga, ada waktunya kerja bakti, dan ada saatnya memperkuat iman melalui doa bersama. Kegiatan ini bukan kewajiban kaku, tapi ruang silaturahmi yang penuh keberkahan,” tambah Iwan.

Ia optimistis, program religius ini akan memberikan energi positif bagi ASN dalam mengemban tugas pemerintahan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.