Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
News

Aroma Busuk di SPBU Danau Limboto, Dugaan Uang Pelicin dan Permainan Barcode Menguat

REDAKSI
4
×

Aroma Busuk di SPBU Danau Limboto, Dugaan Uang Pelicin dan Permainan Barcode Menguat

Sebarkan artikel ini
SPBU Danau Limboto. FOTO IST

HESTEK.CO.ID — Dugaan praktik pelayanan tidak adil kembali mencuat di SPBU Pertamina Danau Limboto yang berlokasi di Jalan Reformasi, Kabupaten Gorontalo.

SPBU tersebut diduga menjadi ladang permainan oknum, mulai dari “main serobot antrean” hingga dugaan pungutan uang pelicin.

Koordinator Presiden BEM, Erlin Adam, mengungkapkan bahwa laporan tersebut berasal dari keluhan para sopir yang selama ini rutin mengantre untuk pengisian BBM.

“Jadi begini pak, mereka ini sudah lama mengantre. Tapi saat tiba giliran mereka, justru pengawas mengarahkan beberapa mobil dari belakang untuk langsung mengisi BBM lebih dulu,” ujar Erlin, Jumat (24/04/2026)

Baca Juga:  Ingatkan Potensi Intervensi, Legislator DPRD Gorontalo Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

Erlin menyebut tindakan tersebut bukan sekadar memotong antrean, tetapi diduga dilakukan secara sistematis. Bahkan, ketika sopir mencoba memprotes, mereka justru mendapat tekanan.

“Parahnya lagi, saat sopir memprotes, mereka diancam tidak akan dilayani untuk pengisian BBM,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Erlin juga membongkar dugaan penyalahgunaan barcode (barkot) yang tidak sesuai dengan pelat nomor kendaraan.

Baca Juga:  Bupati Aceh Selatan Terancam Dicopot, Prabowo: Tinggalkan Rakyat Saat Bencana Itu Desersi

Praktik ini diduga dimanfaatkan untuk tetap meloloskan kendaraan tertentu dalam pengisian BBM subsidi.

“Jika barkot tidak sesuai, diduga sopir memberikan uang sekitar Rp50 ribu kepada operator agar tetap bisa dilayani,” ungkap Erlin.

Ia menilai dugaan praktik semacam ini berpotensi merugikan masyarakat luas, terutama di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga BBM non-subsidi.

Baca Juga:  Diduga Tak Profesional Rekrut Tim Enumerator, AMMPD Soroti Dikes Kab. Gorontalo

Erlin pun meminta aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penindakan dan pengawasan ketat.

Secara khusus, Erlin mendesak Polres setempat agar melakukan inspeksi langsung di SPBU tersebut guna mencegah penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

“Ini harus ditertibkan. Jangan sampai BBM subsidi jadi ajang permainan oknum,” tutupnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan pihak SPBU Danau Limboto belum dikonfirmasi terkait keluhan tersebut. Redaksi HESTEK.CO.ID masih berupaya.