HESTEK.CO.ID – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Gorontalo, Usman Tahir Radjak, menegaskan tekadnya untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka’bah di Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, PPP memiliki sejarah kuat sebagai kekuatan politik yang pernah memimpin daerah tersebut. Usman mengatakan, setiap partai politik memiliki target yang ingin dicapai.
Sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Gorontalo, ia menargetkan agar PPP kembali menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik daerah, termasuk merebut kembali kursi Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo.
“Di politik itu pasti punya target. Target saya ingin mengembalikan kembali kejayaan PPP. Dulu Kabupaten Gorontalo pernah dikuasai oleh PPP, baik Bupati maupun Ketua DPRD berasal dari PPP,” kata Usman Tahir, Ahad (12/07/2026).
“Jadi menurut saya, itu bukan hal yang sulit karena kondisi itu pernah terjadi, sehingga tinggal mengulanginya kembali,” sambungnya.
Terkait Pilbup Gorontalo mendatang, Usman menegaskan bahwa dirinya tidak memonopoli kesempatan untuk maju sebagai calon kepala daerah. Ia membuka peluang seluas-luasnya bagi seluruh kader PPP yang memiliki kapasitas dan keinginan untuk bertarung.
“Saya tidak mengklaim bahwa hanya ketua partai yang harus maju. Saya membuka kesempatan bagi seluruh kader PPP. Siapa saja kader yang ingin maju sebagai calon Bupati Gorontalo akan saya dukung penuh,” ujarnya.
Namun demikian, Usman menyatakan siap mengambil tanggung jawab apabila tidak ada kader PPP yang bersedia maju dalam kontestasi Pilkada.
“Kalau ternyata tidak ada kader yang memiliki keinginan untuk maju sebagai calon bupati, maka saya yang akan menjadi calon Bupati Gorontalo,” tegasnya.
Saat ditanya wartawan mengenai kesiapannya maju sebagai calon Bupati Gorontalo, Usman menjawab singkat namun penuh keyakinan.
“Siap. Kan saya sudah menjadi ketua partai, jadi harus siap,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa PPP Kabupaten Gorontalo mulai mempersiapkan diri menghadapi agenda politik mendatang dengan membuka ruang bagi kader terbaik sekaligus memastikan partai memiliki figur yang siap bertarung apabila dibutuhkan.









