Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Pemkot Gorontalo Kembali Sabet Penghargaan Adipura

REDAKSI
426
×

Pemkot Gorontalo Kembali Sabet Penghargaan Adipura

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kembali berhasil menyabet penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK).

Sesuai informasi yang diterima Pemkot Gorontalo melalui surat undangan yang telah ditanda tangani Direktur Jenderal Rosa Vivien Ratnawati guna menerima penghargaan yang nantinya akan dijadwalkan pada Selasa (05/03/2024) di Auditorium Dr. Soedjono, Gedung Manggala Wanabakti.

Wali Kota Gorontalo, Marten Taha mengungkapkan ia merasa bersyukur atas penghargaan yang diterima oleh Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Anggaran Deprov Gorontalo Tahun 2025 Capai Rp93 Miliar, Tapi Kinerja Dinilai Belum Maksimal

“Tentunya saya sangat bersyukur atas penghargaan Adipura tahun 2023 yang kami raih, setelah pada tahun sebelumnya, penghargaan yang sama kami berhasil bawa pulang,” kata Marten Taha, Ahad (03/03/2024).

Marten menuturkan penghargaan yang diraih kali ini adalah bentuk komitmen dan kerja keras Pemkot Gorontalo serta seluruh masyarakat yang tidak henti-hentinya memberikan support, dan terus senantiasa menjaga kebersihan dan keasrian Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Deprov Gorontalo Tetapkan Perubahan Agenda Kerja Masa Persidangan Pertama Tahun 2025–2026

“Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Gorontalo saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga atas partisipasinya, sehingga Pemerintah Kota Gorontalo dapat meraih kembali Adipura,” Jelasnya.

Dijelaskan Marten, selain partisipasi masyarakat, penghargaan Adipura yang berhasil dipertahankan ini tak lepas dari tata kelola sampah yang semakin baik di Kota Gorontalo

Baca Juga:  Pansus Sawit Deprov Gorontalo Bakal Libatkan Ombudsman RI

“Tentu juga memberikan keuntungan ekonomi dan adanya pembangunan 10 TPS3R, tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle yang dapat memberi manfaat ekonomi dalam tata kelola sampah,” terangnya.

“Faktor lain yang juga mendukung adalah pengurangan kawasan kumuh yang saat ini telah menjadi kawasan bersih, indah dan asri. Seperti Lasbejer, Santorini, Lorong Japangi dan penataan Pasar Sentral,” tandasnya.

(adv/adv)