Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesan Wali Kota Gorontalo

REDAKSI
414
×

Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesan Wali Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo Marten Taha melantik 5 Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemkot Gorontalo. [dokpim]

HESTEK.CO.ID – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, secara resmi melantik 5 pejabat pimpinan tinggi pratama. Pelantikan dilakukan setelah melewati tahapan panjang untuk mengisi kekosongan jabatan dilingkungan Pemkot Gorontalo, Kamis (12/10/2023).

Lima jabatan tersebut diantaranya kepala Dinas Sosial dan Pemerdayaan Masyarakat yang dijabat oleh Irwansyah Taha, kemudian kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian yang dijabat oleh Sri Yanti Ano.

Wali Kota Marten Taha juga melantik Siti Dahlia Syarief, sebagai kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, sementara kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dijabat Zambronie Agus, dan Abdulhafidz dilantik sebagai staf ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan pembangunan.

Baca Juga:  Hari Ini 2 Paslon Bupati/Wakil Bupati Gorontalo Mendaftar ke KPU

Marten Taha mengungkapkan seleksi terbuka yang dilaksanakan merupakan mekanisme yang harus ditempuh untuk menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berkualitas dan memiliki kompetensi.

Baca Juga:  Pansus LKPJ Gubernur 2025 DPRD Gorontalo Bedah Kinerja OPD, Soroti Stunting hingga Optimalisasi PAD

Ia juga menyampaikan agar seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Gorontalo untuk terus mencermati dinamika pada masyarakat menjelang pemilu 2024 dan tetap menjaga netralitasnya.

“Harapan usai pelantikan ini langsung gerak cepat melaksanakan tugas, konsolidasi kedalam dan lakukan pengenalan tugas baru ini,” kata Marten Taha.

Baca Juga:  Ramdan D. Liputo Kritik Kuota Seleksi PPPK 2025 Pemprov Gorontalo Yang Terlalu Minim

Ia menegaskan tidak ada waktu untuk berleha-leha dan memerintahkan seluruh jajarannya untuk langsung bergerak menyelesaikan tugas yang ada, sekaligus mempersiapkan rencana kerja tahun berikutnya.

“Ini adalah masa-masa kritis, memperbaiki apa yang belum sempurna yang ditinggalkan oleh yang lama dan menyelesaikan apa yang belum selesai. Agar seluruh program yang telah ditetapkan bisa selesai pada akhir tahun,” tandasnya. (Adv)