Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Pemprov Gorontalo Disorot Soal Keterlambatan Pencairan Dana PSU Pilkada Gorut

REDAKSI
324
×

Pemprov Gorontalo Disorot Soal Keterlambatan Pencairan Dana PSU Pilkada Gorut

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I Deprov Gorontalo, Kristina Muhammad Udoki. Foto Dok Pribadi

HESTEK.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mendapat sorotan terkait lambatnya pencairan anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gorontalo Utara (Gorut) yang dijadwalkan pada 19 April 2025.

Keterlambatan pencairan dana tersebut mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi I Deprov Gorontalo, Kristina Muhammad Udoki. Ia mendesak Pemprov segera merealisasikan anggaran untuk memastikan kelancaran proses pemilu ulang tersebut.

“PSU hanya beberapa hari lagi, namun dana dari Pemprov masih belum diterima. Ini merupakan masalah serius yang perlu segera ditindaklanjuti,” kata Kristina, Selasa (15/04/2025).

Baca Juga:  Pemerintahan IRIS Diterpa Isu “Bagi-bagi Proyek”, Pemkab Bone Bolango Luruskan Fakta

Menurut Kristina, hasil patauan Komisi I dana yang telah dicairkan sejauh ini baru mencapai Rp3 miliar untuk KPU, Rp500 juta untuk Bawaslu, dan Rp300 juta untuk pengamanan. Sementara total anggaran yang dibutuhkan untuk PSU Gorut mencapai Rp9,2 miliar.

Baca Juga:  Realisasi PAD Meningkat, DPRD Dorong Penerapan Parkir Berlangganan di Kota Gorontalo

Kristina menegaskan, pencairan dana tersebut sangat vital untuk membiayai berbagai tahapan pelaksanaan PSU, termasuk pembangunan Tempat Pemungutan Suara (TPS), distribusi logistik, serta operasional petugas penyelenggara adhoc.

Baca Juga:  Antisipasi Krisis Pangan, Deprov Gorontalo Wacanakan Pembatasan Penguasaan Lahan Oleh Perusahaan

“Pencairan dana ini sangat mendesak. Jika tidak segera dilakukan akan berdampak pada kelancaran proses PSU,” tandasnya.