Example floating
Example floating
Liputan Khusus

Dihadapan Gubernur Gusnar Ismail, Hamzah Idrus Desak Perbaikan Jalan Pinogu

Admin
396
×

Dihadapan Gubernur Gusnar Ismail, Hamzah Idrus Desak Perbaikan Jalan Pinogu

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Hamzah Idrus. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Hamzah Idrus, kembali mengingatkan pemerintah daerah tentang kondisi memprihatinkan akses jalan menuju Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.

Dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur, Ketua DPRD, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, Hamzah menegaskan bahwa kebutuhan jalan layak di Pinogu sudah sangat mendesak.

Ia mencontohkan peristiwa menyedihkan ketika warga terpaksa mengangkut jenazah dengan ojek motor karena tidak ada akses transportasi yang memadai.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Gorontalo Perkuat Dukungan untuk Pemuda dan Urusan Kepemudaan

“Kejadian itu seharusnya membuka mata kita semua. Jalan di Pinogu bukan hanya urusan pembangunan fisik, melainkan persoalan kemanusiaan. Bagaimana mungkin warga masih harus kesulitan ketika membawa orang sakit atau mengurus jenazah?,” kata Hamzah.

Baca Juga:  Reses di Tilihuwa, Espin Tulie Tampung Aspirasi Jembatan, Bronjong hingga Alat Pertanian

Ia menilai, meskipun aspirasi ini telah berulang kali disampaikan, pemerintah provinsi belum menunjukkan langkah nyata untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Padahal menurutnya, tersedianya infrastruktur jalan yang baik akan membawa dampak besar bagi peningkatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan masyarakat Pinogu.

Baca Juga:  Pansus LKPJ Deprov Gorontalo Konsultasi ke Kemendagri, Soroti Belanja Pegawai di Atas 40 Persen

“Ini menyangkut hak dasar warga negara. Pinogu bagian dari Gorontalo, dan mereka berhak menikmati pembangunan yang sama seperti daerah lain,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar pembangunan jalan menuju Pinogu segera diprioritaskan dalam agenda pembangunan daerah, sehingga masyarakat yang selama ini terisolasi dapat keluar dari keterbelakangan infrastruktur.