HESTEK.CO.ID — Puluhan tahun berlalu, namun persoalan akses jalan menuju Dusun Bunia dan Dusun Piloayita, Desa Dulamayo Utara, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, masih menjadi keluhan masyarakat.
Kondisi jalan yang dipenuhi batu dan permukaannya tidak rata membuat akses tersebut sulit dilalui.
Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar menyangkut kenyamanan berkendara, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Jalan tersebut menjadi salah satu akses penting warga menuju kawasan pertanian. Petani menggunakannya untuk menuju lahan sekaligus mengangkut hasil pertanian.
Namun di sisi lain, kondisi jalan yang sama juga harus dilalui para pelajar setiap hari.
Salah seorang pemuda Dusun Piloayita, Halid Wahab, mengatakan kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan masyarakat.
“Jalan ini sudah puluhan tahun rusak parah. Kami berharap pemerintah bisa melihat langsung kondisi jalan menuju Dusun Bunia dan Piloayita serta memberikan perhatian untuk dilakukan perbaikan,” ujar Halid saat diwawancarai, Kamis (20/8/2026).
Menurut Halid, kondisi tersebut tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga menyulitkan warga yang menggantungkan aktivitasnya pada sektor pertanian.
Keluhan serupa datang dari Hadiah Sauridi, salah seorang guru SD yang tinggal di Dusun Piloayita.
Ia mengatakan, kondisi jalan tersebut turut dirasakan para siswa yang setiap hari harus menuju sekolah di Dusun Bunia.
“Banyak anak-anak di sini yang berjalan kaki ke sekolah. Mereka harus melewati jalan yang kondisinya seperti ini untuk menuju sekolah yang ada di Dusun Bunia,” kata Hadiah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena akses pendidikan semestinya tidak hanya berbicara mengenai keberadaan sekolah, tetapi juga kemudahan dan keamanan anak-anak dalam menjangkaunya.
Bagi masyarakat Dulamayo Utara, jalan menuju Bunia dan Piloayita bukan sekadar jalur penghubung antardusun.
Jalan itu menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak berangkat sekolah hingga petani membawa hasil produksi.

Pemda Gorontalo Diharapkan Turun Langsung
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak hanya menerima keluhan terkait kerusakan jalan, tetapi juga turun langsung melihat kondisi akses tersebut.
Apalagi, keluhan mengenai jalan yang disebut telah rusak selama puluhan tahun menunjukkan adanya persoalan infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan bertahap.
Perbaikan jalan diharapkan dapat membuka akses masyarakat yang lebih layak, terutama bagi pelajar yang setiap hari berjalan kaki menuju sekolah serta para petani yang harus membawa hasil pertanian keluar dari kawasan tersebut.
Warga pun berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian Pemkab Gorontalo dalam perencanaan pembangunan infrastruktur ke depan.
Sebab, bagi masyarakat di wilayah tersebut, jalan yang layak bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan pendidikan, ekonomi, dan mobilitas warga.












