HESTEK.CO.ID — DPRD Kabupaten Gorontalo meminta pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) KTNA 2026 di Gorontalo.
Permintaan itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi PKS, Mohamad Rizal Badja, saat diwawancarai pada Rabu (13/5/2026).
Menurut Rizal, kebutuhan BBM diperkirakan meningkat seiring datangnya peserta dan tamu dari berbagai daerah pada pelaksanaan Penas yang dijadwalkan berlangsung akhir Juni mendatang.
Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi tidak hanya mengandalkan stok yang tersedia saat ini, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan Pertamina hingga pemerintah pusat.
“Harus ada koordinasi aktif dengan Pertamina yang ada di Gorontalo maupun dengan pemerintah pusat agar stok BBM saat pelaksanaan Penas tetap aman,” ujar Rizal.
Ia mengatakan, ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas kendaraan selama kegiatan nasional tersebut berlangsung. Jika distribusi terganggu, menurutnya, hal itu dapat berdampak pada kelancaran aktivitas peserta dan tamu daerah.
Rizal juga mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi potensi antrean panjang di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Gorontalo maupun Kota Gorontalo.
“Kita tentu tidak ingin antrean panjang di SPBU menjadi penghambat mobilitas saat kegiatan berlangsung,” katanya.
Ia berharap koordinasi lintas sektor segera dilakukan mengingat Penas KTNA merupakan agenda nasional yang melibatkan banyak pihak dan diperkirakan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.












