Scroll untuk baca artikel
Example 240x600
Example floating
Example floating
News

Rizal Badja Ingatkan Pemda Antisipasi Lonjakan Kebutuhan BBM Saat Penas KTNA

Redaksi
4
×

Rizal Badja Ingatkan Pemda Antisipasi Lonjakan Kebutuhan BBM Saat Penas KTNA

Sebarkan artikel ini

HESTEK.CO.ID — DPRD Kabupaten Gorontalo meminta pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) KTNA 2026 di Gorontalo.

Permintaan itu disampaikan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi PKS, Mohamad Rizal Badja, saat diwawancarai pada Rabu (13/5/2026).

Menurut Rizal, kebutuhan BBM diperkirakan meningkat seiring datangnya peserta dan tamu dari berbagai daerah pada pelaksanaan Penas yang dijadwalkan berlangsung akhir Juni mendatang.

Baca Juga:  Palma Grup Kekeh Lahan di Pulubala Tak Bertuan, Agus Prabowo Sebut Sesuai Penyampaian BPN

Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi tidak hanya mengandalkan stok yang tersedia saat ini, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan Pertamina hingga pemerintah pusat.

“Harus ada koordinasi aktif dengan Pertamina yang ada di Gorontalo maupun dengan pemerintah pusat agar stok BBM saat pelaksanaan Penas tetap aman,” ujar Rizal.

Baca Juga:  KPU Kab. Gorontalo : Verifikasi Administrasi Bacaleg DPRD Capai 42.5 Persen

Ia mengatakan, ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas kendaraan selama kegiatan nasional tersebut berlangsung. Jika distribusi terganggu, menurutnya, hal itu dapat berdampak pada kelancaran aktivitas peserta dan tamu daerah.

Rizal juga mengingatkan agar pemerintah mengantisipasi potensi antrean panjang di sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Gorontalo maupun Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Komisi I Deprov Gorontalo Soroti Anggaran Tenaga Outsourcing dalam Rapat Bersama Kominfo

“Kita tentu tidak ingin antrean panjang di SPBU menjadi penghambat mobilitas saat kegiatan berlangsung,” katanya.

Ia berharap koordinasi lintas sektor segera dilakukan mengingat Penas KTNA merupakan agenda nasional yang melibatkan banyak pihak dan diperkirakan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.