Example floating
Example floating
News

Rizal Badja Nilai Pemda Belum Maksimal Tangani Sampah Jelang Penas KTNA

Redaksi
144
×

Rizal Badja Nilai Pemda Belum Maksimal Tangani Sampah Jelang Penas KTNA

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Mohamad Rizal Badja. FOTO:JUNS/HESTEK

HESTEK.CO.ID — Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Fraksi PKS, Mohamad Rizal Badja, menilai pemerintah daerah belum maksimal menangani persoalan sampah menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) KTNA 2026 di Gorontalo.

Menurut Rizal, kondisi sampah yang masih banyak berserakan di sejumlah titik dapat merusak citra Gorontalo sebagai tuan rumah kegiatan nasional yang akan dihadiri ribuan tamu dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita masih melihat sampah berserakan pada pagi hari, bahkan bukan hanya di tempat pembuangan sampah, tetapi juga di lokasi-lokasi lain. Ini tentu harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujar Rizal saat diwawancarai, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga:  Kejaksaan Agung Buka 7 Ribu Formasi CPNS 2023, Ini Daftar Lengkapnya!

Ia mengatakan, persoalan kebersihan tidak bisa dianggap sepele karena menjadi hal pertama yang akan dilihat para tamu ketika tiba di Gorontalo. Menurutnya, kesan terhadap daerah akan terbentuk dari kondisi lingkungan yang mereka jumpai sejak memasuki kawasan kegiatan.

Baca Juga:  Sugondo Pastikan Jasa Nakes RSUD MM Dunda Dibayar Agustus, Minta Tak Persoalkan Aspek Teknis

“Jangan sampai tamu datang lalu yang mereka lihat pertama justru sampah yang berserakan. Ini menyangkut citra daerah,” tegasnya.

Rizal juga mengingatkan agar penanganan sampah tidak hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan ikut terlibat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjelang pelaksanaan Penas.

Baca Juga:  Dulu Punya 1.259 Anggota dan Aset Miliaran, Kini KPRI Ekaprasetya Hilang dari Panggung Perkoperasian

“Ini bukan hanya tugas satu dinas. Semua harus bergerak bersama karena ini agenda nasional,” katanya.

Ia menilai, jika persoalan sampah tidak segera dibenahi, maka kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah Penas KTNA patut dipertanyakan.

“Jangan sampai kita bicara sukses pelaksanaan kegiatan, tapi persoalan dasar seperti kebersihan saja belum mampu ditangani dengan baik,” tandasnya.