Example floating
Example floating
Liputan KhususNews

Pemda Bone Bolango Optimistis KDKMP Jadi Motor Baru Ekonomi Pedesaan

REDAKSI
18
×

Pemda Bone Bolango Optimistis KDKMP Jadi Motor Baru Ekonomi Pedesaan

Sebarkan artikel ini
Pemda Bone Bolango Optimistis KDKMP Jadi Motor Baru Ekonomi Pedesaan. FOTO HUMAS

HESTEK.CO.ID – Sebanyak 27 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bone Bolango mulai membangun gerai usaha sebagai langkah memperkuat perekonomian desa.

Dari jumlah tersebut, delapan gerai telah rampung dan siap beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Pemerintah daerah pun optimistis kehadiran koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat distribusi bahan pangan murah bagi masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Kota Gorontalo Apresiasi Penambahan Armada Pengangkut Sampah, Krisis Sampah Mulai Teratasi

Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Bone Bolango, Djumaidil, menyampaikan bahwa hingga saat ini pembangunan gerai telah dilakukan di 27 titik desa dan kelurahan.

Sementara delapan gerai telah selesai dibangun dan sudah dapat segera dioperasikan.

“Total ada 27 gerai yang sedang dibangun, dan delapan di antaranya sudah selesai serta siap berjalan,” ujar Djumaidil, Minggu (16/05/2026).

Baca Juga:  Inspektorat Didesak Buka Hasil TGR Kelebihan Bayar Tunjangan Aleg Dekab Gorontalo

Delapan gerai yang telah siap tersebut masing-masing berada di Desa Bandungan, Bongopini, Tihu, Bondaraya, Kaidundu Barat, Molutabu, Moutong, dan Bulotalangi Timur.

Djumaidil menjelaskan, jenis unit usaha yang dijalankan oleh koperasi akan disesuaikan dengan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

Ke depan, koperasi ini akan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus menjadi tempat penyerapan hasil produksi lokal dari desa.

Baca Juga:  Suyuti Tampung Aspirasi Soal Masjid, Jalan, dan Bantuan Sosial saat Reses di Desa Liyoto

Tidak hanya itu, KDKMP juga disiapkan sebagai wadah penguatan UMKM melalui dukungan pembiayaan dengan bunga rendah.

Pemerintah daerah berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang kerja baru di pedesaan.

“Harapannya program koperasi desa/kelurahan merah putih ini bisa segera berjalan maksimal dan masyarakat bisa merasakan langsung dampaknya,” pungkas Djumaidil.