HESTEK.CO.ID – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, turut menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).
Kunjungan Presiden Prabowo ke Gorontalo dilakukan dalam rangka peresmian Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya. Program tersebut menjadi bagian dari agenda pembangunan kawasan pesisir sekaligus penguatan ekonomi masyarakat nelayan.
Momentum kedatangan Presiden ini mendapat perhatian besar dari para kepala daerah se-Provinsi Gorontalo. Sejumlah bupati dan wali kota tampak hadir dalam agenda penyambutan dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama Presiden.
Ismet Mile menilai, kunjungan Presiden Prabowo merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi pembangunan dengan pemerintah pusat.
“Momentum seperti ini tidak bisa disia-siakan. Kehadiran Presiden di Gorontalo menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperkuat komunikasi dan sinergi pembangunan dengan pemerintah pusat,” ujar Ismet Mile.
Menurutnya, pertemuan langsung Presiden bersama kepala daerah menjadi ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan daerah, terutama terkait program pembangunan yang menyentuh sektor ekonomi rakyat, infrastruktur, pertanian, hingga kelautan.
Ismet juga berharap perhatian pemerintah pusat terhadap Gorontalo terus meningkat, khususnya dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir serta pemberdayaan masyarakat nelayan yang menjadi bagian penting dari penguatan ekonomi daerah.
Ia menilai, peresmian Kampung Nelayan Merah Putih menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan program yang langsung berdampak pada masyarakat kecil.
Selain agenda peresmian, suasana kebersamaan Presiden Prabowo bersama para kepala daerah se-Gorontalo juga menarik perhatian publik. Para bupati dan wali kota tampak duduk bersama dalam suasana penuh keakraban mendampingi Presiden selama kunjungan berlangsung.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Gorontalo diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah serta memperkuat dukungan pemerintah pusat bagi kawasan timur Indonesia.












