Example floating
Example floating
Example 728x250
Liputan KhususNews

Kemarau Melanda, Pemkab Bone Bolango Gelar Salat Istisqa

REDAKSI
19
×

Kemarau Melanda, Pemkab Bone Bolango Gelar Salat Istisqa

Sebarkan artikel ini
Kemarau Melanda, Pemkab Bone Bolango Gelar Salat Istisqa. FOTO IST

HESTEK.CO.ID – Kekeringan yang mulai berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah mendorong Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mengambil langkah spiritual melalui pelaksanaan Salat Istisqa.

Salat untuk memohon turunnya hujan tersebut digelar di Masjid Baitul Haq, Suwawa, Kamis (30/7/2026), dengan diikuti jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, mengatakan Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar lahir dan batin pemerintah bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.

Menurutnya, doa bersama menjadi bentuk permohonan kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat dapat berakhir.

Baca Juga:  Panitia Tegaskan Turnamen Sepak Bola Telaga Biru Didukung Masyarakat

“Sejenak baru saja kita melaksanakan Salat Istisqa untuk memohon kehendak Allah SWT agar menurunkan hujan sehingga suasana kekeringan ini bisa segera teratasi,” ujar Ismet.

Namun, ia menegaskan bahwa ikhtiar menghadapi kemarau tidak cukup hanya dengan pelaksanaan Salat Istisqa. Masyarakat juga diajak terus berdoa sembari pemerintah melakukan langkah penanganan terhadap dampak kekeringan.

Sejumlah Wilayah Mulai Kekurangan Air

Ismet mengungkapkan, pemerintah daerah telah menerima laporan mengenai sejumlah wilayah yang mulai mengalami keterbatasan air bersih.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena air tidak hanya dibutuhkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga memiliki peran penting terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

Baca Juga:  Manaf Hamzah Dorong Pembentukan Ranperda PUG Masuk Prioritas 2025

“Air ini untuk kepentingan kita semua, untuk kehidupan sehari-hari dan menyuburkan tanaman yang menjadi sumber penghidupan masyarakat,” katanya.

Menurut Ismet, sektor pertanian sangat bergantung pada ketersediaan air. Karena itu, kemarau yang berkepanjangan berpotensi memberikan dampak lebih luas terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat.

Pemkab Bone Bolango, kata dia, telah melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan meluasnya dampak kekeringan.

“Saya mendengar laporan ada beberapa wilayah yang mulai kekurangan air bersih. Kondisi itu sudah kami antisipasi semaksimal mungkin meskipun di tengah berbagai keterbatasan yang ada,” jelasnya.

Baca Juga:  Komisi IV Deprov Ungkap Dugaan Kejanggalan di Koperasi Budi Luhur Gorontalo

Pemkab Siapkan Langkah Penanganan

Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas di tengah kondisi kemarau.

Selain berharap hujan segera turun, Pemkab Bone Bolango akan terus melakukan langkah penanganan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Ismet berharap kondisi cuaca segera membaik sehingga ketersediaan air kembali normal dan aktivitas masyarakat, terutama sektor pertanian, dapat berjalan seperti biasa.

“Namun ikhtiar kita tidak berhenti di sini saja. Kita harus terus berdoa di setiap waktu agar Allah memberikan rahmat-Nya kepada daerah kita,” pungkasnya.